Bisa DP Rp26 Juta, Ini Simulasi Cicilan Kredit Suzuki Ertiga Hybrid yang Menarik
Kamis, 17 November 2022 - 12:00 WIB
loading...
Simulasi cicilan kredit Suzuki Ertiga Hybrid ternyata memiliki tawaran yang menarik. Foto/DOK. Suzuki
A
A
A
JAKARTA - Cermati simulasi cicilan kredit Suzuki Ertiga Hybrid yang cukup menarik. Sesuaikan dengan kemampuan finansial Anda. Suzuki Ertiga Hybrid saat ini memang jadi pilihan mobil Low MPV yang menarik di tengah harga bahan bakar yang masih mahal.
Pasalnya efisiensi konsumsi bahan bakar yang ditawarkan mobil keluarga dari Suzuki itu sangat baik berkat teknologi Suzuki Smart Hybrid . Lalu seperti apa sih cara kerjanya teknologi itu?
Teknologi Suzuki Smart Hybrid bekerja melalui ISG (Integrated Starter Generator) dan baterai Lithium-ion sebagai komponen utama dalam menunjang efisiensi berkendara. Peran ISG sebagai generator untuk menggerakan mesin, akan bekerja bersama baterai Lithium-ion dan accu untuk mengoptimalkan fitur efisiensi yaitu engine auto start-stop.
Fitur tersebut berfungsi untuk menon-aktifkan mesin saat pengendara berhenti sementara waktu misalnya seperti saat macet, sehingga dapat menghemat penggunaan bahan bakar. Ketika pengendara akan melanjutkan perjalanannya, accu akan memberikan daya listrik kepada ISG untuk mengaktifkan mesin mobil kembali secara halus.
Baterai Lithium-ion juga akan menambahkan energi listrik kepada ISG yang akan diubah menjadi energi kinetik ketika dibutuhkan untuk meringankan kinerja putaran mesin saat berakselerasi, guna mencapai efisiensi mesin terbaik. Dalam kondisi mesin non-aktif guna menghemat bahan bakar, baterai Lithium-ion dan accu akan menyuplai kelistrikan untuk menghidupkan beragam fitur di kendaraan, misalnya air conditioning (AC) sehingga kenyamanan di dalam kabin tetap terjaga.
Pasalnya efisiensi konsumsi bahan bakar yang ditawarkan mobil keluarga dari Suzuki itu sangat baik berkat teknologi Suzuki Smart Hybrid . Lalu seperti apa sih cara kerjanya teknologi itu?
Teknologi Suzuki Smart Hybrid bekerja melalui ISG (Integrated Starter Generator) dan baterai Lithium-ion sebagai komponen utama dalam menunjang efisiensi berkendara. Peran ISG sebagai generator untuk menggerakan mesin, akan bekerja bersama baterai Lithium-ion dan accu untuk mengoptimalkan fitur efisiensi yaitu engine auto start-stop.
Fitur tersebut berfungsi untuk menon-aktifkan mesin saat pengendara berhenti sementara waktu misalnya seperti saat macet, sehingga dapat menghemat penggunaan bahan bakar. Ketika pengendara akan melanjutkan perjalanannya, accu akan memberikan daya listrik kepada ISG untuk mengaktifkan mesin mobil kembali secara halus.
Baterai Lithium-ion juga akan menambahkan energi listrik kepada ISG yang akan diubah menjadi energi kinetik ketika dibutuhkan untuk meringankan kinerja putaran mesin saat berakselerasi, guna mencapai efisiensi mesin terbaik. Dalam kondisi mesin non-aktif guna menghemat bahan bakar, baterai Lithium-ion dan accu akan menyuplai kelistrikan untuk menghidupkan beragam fitur di kendaraan, misalnya air conditioning (AC) sehingga kenyamanan di dalam kabin tetap terjaga.
Lihat Juga :