Kenalkan LKD ke Industri Otomotif, BNC Belum Tertarik Hadirkan Fitur Pembiayaan

Jum'at, 18 November 2022 - 15:39 WIB
loading...
Kenalkan LKD ke Industri Otomotif, BNC Belum Tertarik Hadirkan Fitur Pembiayaan
Salah satu ajang modifikasi kendaraan di Indonesia. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Mengikuti gelaran modifikasi kendaraan merupakan salah satu upaya, PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) mengenalkan fitur-fitur Layanan Keuangan Digital (LKD) ke Generasi Z atau anak muda .

LKD adalah kegiatan layanan jasa sistem pembayaran dengan menggunakan teknologi mobile based maupun web based dan jasa pihak ketiga (agen).

BACA JUGA - Cerita Lengkap Ustadz Abdul Somad bersama Yamaha RX King

Meskipun demikian BNC masih belum memiliki rencana untuk terjun langsung ke industri pembiayaan otomotif, pihaknya masih mengandalkan chanelling mereka untuk bergerak ke industri tersebut.

"Kami melibatkan multifinance. Ini karena pembiayaan otomotif tidak sesimpel melalui aplikasi. Membutuhkan tempat storage," ujar Direktur Utama Bank Neo Commerce (BNC), Tjandra Gunawan dalam Public Expose Tahunan, Jumat (18/11/2022).

Menurut dia, masih banyak infrastruktur yang harus dibangun jika memang pihaknya ingin bermain ke ranah tersebut, karena tidak mudah jika memang harus dipaksakan untuk masuk dalam aplikasi miliknya.

Meski begitu, BNC telah memiliki berbagai unit bisnis yang memang menggandeng perusahaan multifinance yang sudah memiliki portofolio positif dalam industri pembiayaan kendaraan baru baik roda empat maupun roda dua.

'' Pembiayaan otomotif membutuhkan satu tempat untuk terkait jaminan. Kedua, secara tidak langsung kami sudah memulainya pada tahun ini dengan melakukan kerjasama dengan beberapa partner multi finance di bidang otomotif baik pembiayaan mobil baru dan juga bekas," tegas Tjandra dia.

BNC senantiasa ingin menjangkau berbagai kalangan dan generasi di Indonesia, tidak terkecuali generasi milenial dan Gen Z.

Seiring dengan transisi digital khususnya di masa pandemi seperti saat ini, peran bank digital dinilai dapat memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi melalui ponsel pintar tanpa harus datang ke kantor cabang bank.

Dengan bonus demografi penduduk Indonesia saat ini, diproyeksikan populasi generasi milenial dan Gen Z dalam rentang usia 21 hingga 36 tahun terus meningkat dan hal inilah yang dapat mendorong pertumbuhan positif di sektor ekonomi terutama di masa pasca pandemi.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1914 seconds (11.252#12.26)