Pengemudi Tesla Jadi Musuh Bebuyutan, Kerap Jadi Korban Kekerasan di Jalan

Selasa, 06 Desember 2022 - 06:45 WIB
loading...
Pengemudi Tesla Jadi Musuh Bebuyutan, Kerap Jadi Korban Kekerasan di Jalan
Pengguna mobil Tesla sangat sering mengalami masalah kekerasan di jalan. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Pengemudi Tesla di Amerika kini jadi musuh bersama pengguna jalan lainnya. Mereka kerap jadi korban kekerasan di jalan.

Setidaknya hal itu dirasakan oleh banyak pengemudi Tesla yang dilaporklan oleh The Guardian baru-baru ini. Para pengemudi Tesla mengaku selama berada di jalan sering disalip dengan tiba-tiba dan kerap dihina secara verbal ketika sama-sama di jalan.

"Saya langsung mengalami semua itu di minggu-minggu pertama mengendarai Tesla," ujar seorang pemilik Tesla di kawasan Thousand Oaks, California yang tidak ingin dikutip namanya.

Dia hanya prihatin karena selama November ini total sudah delapan kali mengalami insiden kekerasan di jalan hanya karena mobil listrik Tesla yang dia kendarai. Banyak dari mereka mencoba mencelakai dirinya mengendarai Tesla dengan menutup-nutupi jalan yang hendak dia lalui.

Baca juga : Harga iPhone Bakal Terus Meroket Tinggi Sampai Ada yang Tak Sanggup Beli

Pengemudi Tesla Jadi Musuh Bebuyutan, Kerap Jadi Korban Kekerasan di Jalan


"Padahal kecepatan saya mengendarai mobil listrik ini sama seperti saat saya mengendarai mobil biasa," ujarnya.

Pemilik Tesla lainnya, Laura Kennedy mengatakan paling banyak yang melakuan kekerasan di jalan pada pengemudi Tesla adalah sopir mobil pikap. Banyak pelaku terlihat berusaha ingin menabrakkan mobil mereka dengan Tesla yang ada di depannya.

"Saya rasa saya tidak pernah ditolak dalam hidupku seperti yang aku alami dalam setahun terakhir ini," jelasnya.

Beberapa pemilik Tesla mengatakan kepada The Guardian bahwa insiden tersebut tampaknya berasal dari sentimen terhadap mobil listrik. Bukan ketidaksukaan pada CEO Tesla Elon Musk.

Baca juga : 5.000 Tesla Cyberquad Ditarik Kembali karena Membahayakan Anak-anak
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1491 seconds (10.177#12.26)