Butuh Banyak Sopir Truk, AS Loloskan RUU yang Menggiurkan

Minggu, 11 Desember 2016 - 13:26 WIB
Butuh Banyak Sopir Truk,...
Butuh Banyak Sopir Truk, AS Loloskan RUU yang Menggiurkan
A A A
NEW YORK - Sulitnya mendapatkan jasa sopir truk di Amerika Serikat, Jumat (9/12/2016) kongres AS meloloskan sebuah Rancangan Undang-undang tentang ketentuan gaji dan fasilitas, serta sopir truk juga harus menerima cukup istirahat. RUU itu mewajibkan pengemudi truk harus istirahat minimal 34 jam.

Mencari pengemudi kendaraan berat seperti truk ternyata tidak mudah. Apalagi sang pengemudi disyaratkan sebagai pekerja yang profesional, yang tahu betul bagaimana menjalankan kendaraan dengan bobot besar tersebut. Hal inilah yang terjadi di AS. Kebanyakan para pengusahan di sana melakukan rekrutmen sepanjang tahun untuk mencari sopir truk yang bisa diandalkan, namun mendapatkan hasil yang kurang memuaskan.

Rosalyn Wilson, penulis laporan CSCMP yang disponsori Penske Logistik mengatakan, meski pengangguran di AS terus tinggi, para penyedia jasa angkutan akan menghadapi tantangan untuk mempekerjakan sopir yang dibutuhkan.

"Ini (sopir) bukan profesi yang sangat menarik. Orang yang bekerja biasanya ingin kualitas hidup mereka baik dan selalu berada di rumah bersama keluarga di akhir pekan,” kata Wilson seperti dilansir dari Autoblog Minggu (11/12/2016).

Akan tetapi, kata Wilson, pekerjaan tersebut cukup memberikan penghasilan bagi mereka yang berminat. Sebagai perbandingan, tahun lalu gaji pengemudi truk di AS rata-rata mencapai USD37.730 per tahun.

“Upah itu mungkin turun pada tahun lalu karena jarak yang ditempuh berkurang akibat perekonomian merosot. Tetapi, ke depan kekurangan sopir bisa meningkatkan upah di tahun-tahun mendatang,” katanya.

Wilson menambahkan, selama resesi perusahaan truk berada pada posisi yang tidak biasa karena klasifikasi pelamar kerja secara signifikan berbeda dari posisi yang ada. Misalnya saja, ada sopir yang diberhentikan tetapi yang melamar memiliki keahlian di bidang konstruksi. "Kami telah melihat kekurangan pengemudi di pasar. Ini karena lalu lintas distribusi mulai meningkat," kata Wilson
(wbs)
Berita Terkait
Gandeng Daihatsu, Inilah...
Gandeng Daihatsu, Inilah Fasilitas di Resta Pendopo KM 456 Tol Semarang-Solo
Lanjutkan S2, Lima Anggota...
Lanjutkan S2, Lima Anggota BTS masuk Hanyang Cyber University
5 Cara Cek Rest Area...
5 Cara Cek Rest Area Terdekat Lewat HP Saat Mudik Lebaran 2025, Mudah Banget!
Gunakan Satu Kartu E-Toll...
Gunakan Satu Kartu E-Toll untuk Dua Mobil, Pengemudi Kaget Didenda Rp800 Ribu!
9 Rest Area Terindah...
9 Rest Area Terindah di Indonesia, Referensi Tempat Istirahat Nyaman saat Mudik
5 Rekomendasi Rest Area...
5 Rekomendasi Rest Area Terbaik di Jawa Tengah untuk Melepas Lelah
Berita Terkini
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved