Permintaan Toyota C-HR Terus Meningkat
Jum'at, 23 Desember 2016 - 17:50 WIB

Permintaan Toyota C-HR Terus Meningkat
A
A
A
TOKYO - Toyota Jepang telah meluncuran C-HR dan menerima sambutan sangat luar biasa. Bahkan Toyota Jepang mencatat angka penjualannya tiap bulannya terus meningkat.
Toyota mencatat pemesanan C-HR sebanyak 29.000 unit sejak dibuka tempahannya sebulan sebelumnya. Padahal, mereka hanya menargetkan 6.000 unit per bulan.sudah laku.
DI Jepang, C-HR ditawarkan dengan empat varian berbeda. 1.2ST dan 1,2GT untuk versi bensin (keduanya dihasilkan mesin turbo 1.2 liter 8NR-FTS). Kemudian, dua lagi trim pilihan mesin hybrid yaitu 1.8S dan 1.8G. Harga penjualannya mulai 2,5 juta Yen hingga 2,9 juta yen
Toyota Indonesia sempat memamerkan model konsep C-HR pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Meski sudah dipamerkan pada para konsumen, namun sayangnya belum beri kepastian apakah nantinya Toyota akan meluncurkan model tersebut sebagai salah satu produk teranyarnya.
Wakil Presiden Direktur Toyota Astra Motor, Henry Tanoto saat ditanyai kemungkinan C-HR masuk Indonesia mengungkapkan, "Semua opsi masih terbuka. Kalau pasarnya kompetitif mungkin saja."
TMMIN sendiri mengaku siap bila harus memproduksi C-HR di Indonesia. Dimana dengan kapasitas pabrik yang ada semua terbuka untuk di produksi.
"Produksi apa pun kita siap. Kalau tidak, kita tidak akan ditunjuk sebagai apa-apa," tukasnya.
Toyota mencatat pemesanan C-HR sebanyak 29.000 unit sejak dibuka tempahannya sebulan sebelumnya. Padahal, mereka hanya menargetkan 6.000 unit per bulan.sudah laku.
DI Jepang, C-HR ditawarkan dengan empat varian berbeda. 1.2ST dan 1,2GT untuk versi bensin (keduanya dihasilkan mesin turbo 1.2 liter 8NR-FTS). Kemudian, dua lagi trim pilihan mesin hybrid yaitu 1.8S dan 1.8G. Harga penjualannya mulai 2,5 juta Yen hingga 2,9 juta yen
Toyota Indonesia sempat memamerkan model konsep C-HR pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Meski sudah dipamerkan pada para konsumen, namun sayangnya belum beri kepastian apakah nantinya Toyota akan meluncurkan model tersebut sebagai salah satu produk teranyarnya.
Wakil Presiden Direktur Toyota Astra Motor, Henry Tanoto saat ditanyai kemungkinan C-HR masuk Indonesia mengungkapkan, "Semua opsi masih terbuka. Kalau pasarnya kompetitif mungkin saja."
TMMIN sendiri mengaku siap bila harus memproduksi C-HR di Indonesia. Dimana dengan kapasitas pabrik yang ada semua terbuka untuk di produksi.
"Produksi apa pun kita siap. Kalau tidak, kita tidak akan ditunjuk sebagai apa-apa," tukasnya.
(wbs)