AMMDes Dipastikan Meluncur April 2019

Rabu, 27 Maret 2019 - 18:00 WIB
AMMDes Dipastikan Meluncur...
AMMDes Dipastikan Meluncur April 2019
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus mendorong kemandirian industri nasional dalam mengembangkan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) agar kompetitif di pasar domestik. Alat dengan fungsi utama mengakomodasi kebutuhan masyarakat di pedesaan tersebut akan mulai dipasarkan pada April 2019.

“Pengembangan angkutan pedesaan ini arahnya memang digunakan untuk di pedesaan, misalnya untuk mendukung pascapanen atau alat angkut hasil hortikultura,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika melakukan kunjungan kerja ke PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) di Citeureup, Kabupaten Bogor, seperti diberitakan situs resmi Kemenperin.

Selain itu, AMMDes-KMW bisa pula dilengkapi dengan aplikasi lainnya sesuai kebutuhan, seperti untuk penjernih air. “Beberapa waktu lalu, pascabencana di Palu, Kemenperin mengirimkan lima prototipe AMMDes-KMW penjernih air ke Palu. Dari uji coba, ternyata respons masyarakat di sana sangat luar biasa karena merasa terbantu,” tutur Menperin.

Lebih lanjut, Airlangga menegaskan, penggunaan AMMDes-KMW diyakini mampu menopang peningkatan produktivitas pertanian, perkebunan, dan perikanan. “Alat multiguna ini juga telah diuji coba di kawasan hortikultura, yakni daerah penghasil pisang di Tanggamus, Lampung yang digunakan untuk pengangkutan pisang saat panen untuk menjaga kualitasnya saat diangkut dari kebun ke packing house,” paparnya.

Menurut Menperin, AMMDes-KMW telah melalui berbagai tahapan pengembangan dan uji coba, termasuk dilakukan uji tipe dengan model dasar, yaitu unit yang dilengkapi dengan flat deck dan fitur power take off (PTO). Mesin yang digunakan pada model ini telah mengalami penyesuaian untuk mendapatkan performa yang lebih baik, seperti di medan off road dan berbukit.

“Selain itu, model tersebut juga mengaplikasikan sistem penggerak tunggal yang dirancang dengan kecepatan maksimal 30 km per jam dan kapasitas silinder sebesar 650 cc atau setara dengan 14 HP,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, AMMDes-KMW juga dilengkapi dengan sistem suspensi, sabuk pengaman tiga titik, sistem differential lock pada roda penggerak belakang, sistem pengereman hidrolik, rem tangan, lampu sorot depan, lampu belok, lampu rem, lampu mundur, klakson, windshield glass dan wiper. Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) AMMDes-KMW sekitar 90 persen dari jumlah komponen yang digunakan dalam setiap unit AMMDes-KMW. Hanya transmisi dan beberapa bagian dari mesin saja yang masih impor.

“Untuk uji tipe, sudah diuji di Kementerian Perhubungan, dan dalam waktu dekat mereka akan keluarkan izinnya. Tentunya, AMMDes-KMW akan menjadi solusi bagi masyarakat di pedesaan. Bahkan, salah satunya sedang diuji coba sebagai feeder ambulans di pedesaan. Sebab, ada berbagai wilayah yang memang sulit di jangkau, dengan angkutan ini diharapkan bisa menjangkau masyarakat lebih luas,” sebutnya.
(wbs)
Berita Terkait
Inflasi, Permintaan...
Inflasi, Permintaan Mobil Baru Bakal Merosot Tajam
10 Mobil Baru yang Diprediksi...
10 Mobil Baru yang Diprediksi Rilis di 2022, Apa Saja?
Ingin Beli Mobil Baru?...
Ingin Beli Mobil Baru? Segini Biaya-Biaya Tambahan yang Harus Anda Keluarkan
4 Hal yang Perlu Disiapkan...
4 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Membeli Mobil Baru
Punya Resolusi Beli...
Punya Resolusi Beli Mobil Baru di 2022? Simak Tips Berikut Ini!
Tips Membeli Mobil Pertama...
Tips Membeli Mobil Pertama buat Pemula agar Tidak Menyesal Kemudian Hari
Berita Terkini
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
Dukung Implementasi...
Dukung Implementasi BBM B50, Diesel System Clean Dikenalkan
Rasakan Ragam Fitur...
Rasakan Ragam Fitur Fungsional dan Teknologi New Xforce dan New Xforce HEV
Riset Deloitte Bongkar...
Riset Deloitte Bongkar Alasan Mengapa Orang Indonesia Belum Move On dari Mobil Bensin
Infografis
Sampai Juni 2024, Tarif...
Sampai Juni 2024, Tarif Listrik Non Subsidi Dipastikan Tidak Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved