Soal KIR, Kemenhub Desak Pemda Jangan Hanya Berpikir PAD

Jum'at, 04 Oktober 2019 - 22:33 WIB
Soal KIR, Kemenhub Desak...
Soal KIR, Kemenhub Desak Pemda Jangan Hanya Berpikir PAD
A A A
TANGERANG - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menilai sistem pengujian kendaraan bermotor (KIR) perlu dibenahi lantaran selama ini salah kaprah. Karena itu, tahun depan, pemerintah akan menerbitkan E-Blue sebagai pengganti buku KIR.

Dirjen Perhubungan Darat, Kemenhub, Budi Setiyadi, mengungkapkan, buku KIR terindikasi banyak kelemahan dan sering dipalsukan. “Mobilnya enggak masuk, buku KIR keluar. Mobil masuk tapi tak lulus, buku KIR dikeluarkan juga. Sekarang sudah tidak bisa lagi,” ungkap Budi Setiyadi, saat ditemui di Tangerang, Banten, Jumat (4/10/2019).

Saat ini, sambung Budi, ada sekitar 400 tempat uji KIR di Indonesia. Setelah diakreditasi dan disiapkan sumber daya manusia (SDM) yang tersertifikasi, hanya sekitar 200 tempat uji KIR yang benar-benar siap. “Kalau ibarat melahirkan, akan melahirkan anak yang baik. Kalau yang lain 'kaleng-kaleng',” cetus Budi.

Lebih lanjut dikatakan, banyak pemerintah daerah tidak serius dalam menjalankan uji KIR. Padahal, uji KIR masuk ke dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan demikian, masalah KIR bukan hanya tugas pemerintah pusat, tapi juga sampai pemerintah daerah.

Pemda sudah seharusnya menginvestasikan sebagian dari PAD untuk bidang keselamatan. Harus ada perubahan pola pikir guna menjamin keselamatan penumpan kendaraan dan tidak melulu semata-mata hanya mendapatkan PAD.

“Sebagian dari PAD dikembalikan untuk investasi dong. Bukan sekadar mendapatkan PAD saja, tapi investasi di bidang keselamatan,” desak Budi.

Bagi pemda yang tidak serius menjalankan uji KIR, Budi memberikan sanksi berupa menghapuskan izin pengujian kepada daerah tersebut. Meski begitu, Budi mengaku tidak semua daerah di Indonesia dapat diawasinya.

“Tinggal hati nurani saja yang kita harapkan. Tanggung jawab moril kepada petugas-petugas itu,” pungkasnya.
(mim)
Berita Terkait
Perangkat Elektronik...
Perangkat Elektronik Sumbang 40% dari Harga Mobil Baru
Selera Unik Konsumen...
Selera Unik Konsumen Rolls-Royce di Indonesia Bikin Geleng-Geleng Kepala
Paris Hilton Pamer Modifikasi...
Paris Hilton Pamer Modifikasi BMW i8 Roadster
Akselerasi Digitalisasi...
Akselerasi Digitalisasi Industri Automotif dengan Dealer Virtual
Ferrari Tua Keluaran...
Ferrari Tua Keluaran 1966 Laris Terjual Seharga Rp45,8 Miliar
Jirah Tempur Nismo di...
Jirah Tempur Nismo di Medan Offroad
Berita Terkini
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
53 menit yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
2 jam yang lalu
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
2 jam yang lalu
Jadi Sasaran Serangan,...
Jadi Sasaran Serangan, Pabrik Tesla Sediakan Tempat Bersembunyi Karyawan
4 jam yang lalu
Kanada Balas Trump dengan...
Kanada Balas Trump dengan Tarif Baru untuk Mobil Buatan AS
6 jam yang lalu
Kanada Protes Soal Tarif...
Kanada Protes Soal Tarif Impor Otomotif AS, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Alasan Sekutu Desak...
Alasan Sekutu Desak NATO Tunjukkan Kekuatan pada Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved