BYD Bantah Mobil Listriknya Murah Karena Insentif Pemerintah
Senin, 29 Juli 2024 - 13:37 WIB
Oleh sebab itu, tak heran jika mobil listrik yang mereka pasarkan bisa memiliki harga yang lebih terjangkau ketimbang produsen lainnya dalam segmen yang sama.
Bahkan, baterai Lithium Ferro-Posphate (LFP) yang mereka buat, digunakan oleh mobil listrik dari brand lain.
Tapi, mengungkapkan ada beberapa komponen yang tak bisa dibuat sendiri sehingga harus melibatkan perusahaan lain. Tapi, itu tidak memberikan pengaruh besar terhadap harga kendaraan yang mereka pasarkan.
“Hanya ban dan kaca yang tidak bisa kami produksi. Hal ini yang memungkinan kami untuk melangkah memberikan masyarakat mobil listrik dengan harga terjangkau,” kata Eagle saat sesi talkshow bersama awak media di arena GIIAS 2024, ICE BSD, Tangerang, belum lama ini.
Hal ini menjadi dasar BYD dapat memberikan harga murah pada mobil listrik yang mereka bawa ke Indonesia, meski masih berstatus CBU alias impor seutuhnya dari China.
Bahkan, baterai Lithium Ferro-Posphate (LFP) yang mereka buat, digunakan oleh mobil listrik dari brand lain.
Tapi, mengungkapkan ada beberapa komponen yang tak bisa dibuat sendiri sehingga harus melibatkan perusahaan lain. Tapi, itu tidak memberikan pengaruh besar terhadap harga kendaraan yang mereka pasarkan.
“Hanya ban dan kaca yang tidak bisa kami produksi. Hal ini yang memungkinan kami untuk melangkah memberikan masyarakat mobil listrik dengan harga terjangkau,” kata Eagle saat sesi talkshow bersama awak media di arena GIIAS 2024, ICE BSD, Tangerang, belum lama ini.
Hal ini menjadi dasar BYD dapat memberikan harga murah pada mobil listrik yang mereka bawa ke Indonesia, meski masih berstatus CBU alias impor seutuhnya dari China.
Lihat Juga :