Honda Step WGN Hybrid Terus Jadi Pemanis Pameran, Kapan Mengaspal?
Selasa, 17 Juni 2025 - 12:04 WIB
Dalam sebuah pemaparan beberapa waktu lalu, Honda sempat menampilkan siluet sebuah mobil berdesain kotak, yang secara jelas mengarah pada sosok Step WGN. Namun, saat ditanya lebih lanjut, pihak HPM masih bermain teka-teki.
"Tunggu satu lagi ya (untuk model hybrid)," ujar Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM, dengan penuh misteri kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Mereka tidak mau gegabah. Hasil survei internal yang mereka lakukan menunjukkan sebuah angka keramat yang menjadi ekspektasi besar dari konsumen.
"Kami akan kumpulkan semua hasil survei dan serius sekali mempertimbangkan agar bisa diluncurkan di Indonesia secepat mungkin," ungkap Billy. "Harga yang diinginkan dari hasil survei kami adalah Rp650 juta sampai Rp699 juta," bebernya.
Ini adalah sebuah dilema besar bagi Honda. Di satu sisi, ada permintaan pasar yang jelas. Di sisi lain, membawa sebuah mobil hybrid CBU (impor utuh) dengan semua teknologi canggihnya untuk bisa dijual di bawah Rp 700 juta adalah sebuah tantangan yang luar biasa berat.
"Tunggu satu lagi ya (untuk model hybrid)," ujar Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM, dengan penuh misteri kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Terjebak di Angka Keramat Rp700 Juta
Di balik semua misteri ini, terungkap sebuah alasan yang sangat fundamental mengapa Step WGN tak kunjung mengaspal: harga. HPM secara terbuka mengakui bahwa mereka masih terus melakukan studi mendalam untuk menemukan harga yang "pas" bagi pasar Indonesia.Mereka tidak mau gegabah. Hasil survei internal yang mereka lakukan menunjukkan sebuah angka keramat yang menjadi ekspektasi besar dari konsumen.
"Kami akan kumpulkan semua hasil survei dan serius sekali mempertimbangkan agar bisa diluncurkan di Indonesia secepat mungkin," ungkap Billy. "Harga yang diinginkan dari hasil survei kami adalah Rp650 juta sampai Rp699 juta," bebernya.
Ini adalah sebuah dilema besar bagi Honda. Di satu sisi, ada permintaan pasar yang jelas. Di sisi lain, membawa sebuah mobil hybrid CBU (impor utuh) dengan semua teknologi canggihnya untuk bisa dijual di bawah Rp 700 juta adalah sebuah tantangan yang luar biasa berat.
Lihat Juga :