Pensiunkan Logo Krom 3D, Suzuki Sambut Era Baru Setelah 22 Tahun

Jum'at, 26 September 2025 - 13:26 WIB
"Di bawah slogan perusahaan 'By Your Side', kami akan terus menyediakan mobilitas infrastruktur yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari, bergerak maju bersama pelanggan kami, dan berkontribusi pada terwujudnya masa depan yang berkelanjutan," ujar Toshihiro.

Wabah Logo Datar: Kebutuhan Digital atau Krisis Identitas?

Langkah Suzuki ini memang tak mengejutkan. Mereka adalah salah satu pemain besar terakhir yang akhirnya ikut dalam "wabah logo datar" yang telah melanda industri otomotif. Raksasa seperti VW, Audi, Nissan, BMW, Kia, Peugeot, hingga Lamborghini telah lebih dulu menyederhanakan logo kebanggaan mereka.

Fenomena ini memicu perdebatan sengit. Di satu sisi, para analis desain berargumen bahwa logo 2D jauh lebih fungsional di era digital. Tampilannya lebih bersih dan jelas di layar smartphone, situs web, hingga panel instrumen mobil yang kini didominasi layar.

Namun, di sisi lain, para kritikus menyuarakan keprihatinan. Mereka merasa perataan logo-logo ikonik ini telah merenggut "jiwa", kedalaman, dan kehadiran fisik yang pernah mereka miliki.

Pertanyaannya kini, apakah langkah Suzuki ini adalah sebuah evolusi cerdas untuk beradaptasi dengan dunia digital, atau sekadar ikut-ikutan tren yang berisiko menghilangkan sebagian dari identitas yang telah dibangun selamapuluhantahun?
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!