Anies Sidak SPBU Shell, Temukan Fakta Pahit: Gaji Karyawan Dipotong, Dipaksa Jualan Kopi

Selasa, 07 Oktober 2025 - 09:20 WIB
Bagi Fikri dan rekan-rekannya, kehilangan tujuh hari kerja berarti kehilangan sepertiga dari pendapatan bulanan mereka.

Ironisnya, di saat mesin-mesin pompa tak lagi beroperasi, fokus bisnis dipaksa bergeser secara drastis. "Kita sekarang fokus ke food. Jualan kopi dan makanan gitu," lanjut Fikri.

Sebuah SPBU yang sejatinya hidup dari deru mesin kendaraan, kini harus bertahan dari seduhan kopi dan penganan kecil. Sebuah strategi bertahan hidup yang menyedihkan.

Sebelum krisis ini terjadi, SPBU tersebut adalah nadi bagi para komuter. Fikri menyebutkan, dalam sehari, tak kurang dari 2.000 konsumen datang silih berganti. Angka fantastis ini terbagi atas 1.200 sepeda motor dan 800 mobil.

Kini, ribuan pelanggan setia itu lenyap, meninggalkan kekosongan yang berdampak langsung pada kantong para pekerja.

Meski belum ada badai pemutusan hubungan kerja (PHK) seperti yang ramai dibicarakan, pengurangan hari kerja adalah pukulan telak yang tak kalah menyakitkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!