China Bangkitkan Mesin Rotary Wankel yang Ditinggalkan Mazda, Siap Dipakai Taksi Terbang 2027!
Senin, 05 Januari 2026 - 20:36 WIB
Dongan Auto tidak bergerak sendirian. Mereka tengah membangun ekosistem raksasa dengan menggandeng pemain-pemain kunci.
Proyek pengembangan mesin ini melibatkan ARIDGE, divisi mobil terbang dari Xpeng, serta raksasa teknologi Huawei dan pemimpin pasar drone global, DJI.
Rencana produksi massal mesin rotari satu rotor ini dijadwalkan mulai bergulir pada 2027. Selain varian naturally aspirated, Dongan juga tengah mengembangkan varian turbocharged untuk kebutuhan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) di ketinggian menengah hingga tinggi.
Namun, peran mesin rotari di MX-30 R-EV telah direduksi menjadi sekadar range extender atau pengisi daya baterai, bukan penggerak roda utama. Unit satu rotor berkapasitas 830 cc tersebut hanya menghasilkan tenaga 74 hp.
Meski demikian, asa bagi penggemar kecepatan belum sepenuhnya padam. Awal tahun ini, Mazda memamerkan konsep Vision-X Coupe yang menggabungkan mesin rotari turbocharged, motor listrik, dan baterai untuk menghasilkan tenaga gabungan 503 hp.
Namun, itu masih berupa prototipe mobil, sementara China sudah bersiap memproduksi mesin rotari untuk menerbangkan manusia dan kargo melintasi cakrawala kota.
Proyek pengembangan mesin ini melibatkan ARIDGE, divisi mobil terbang dari Xpeng, serta raksasa teknologi Huawei dan pemimpin pasar drone global, DJI.
Rencana produksi massal mesin rotari satu rotor ini dijadwalkan mulai bergulir pada 2027. Selain varian naturally aspirated, Dongan juga tengah mengembangkan varian turbocharged untuk kebutuhan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) di ketinggian menengah hingga tinggi.
Mazda: Antara Nostalgia dan Hibridisasi
Sementara China bergegas ke angkasa, Mazda di Jepang mengambil pendekatan yang berbeda. Setelah menghentikan produksi mesin rotari pada 2012 akibat terganjal standar emisi Euro 5, Mazda menghadirkan kembali teknologi ini pada 2023 lewat model MX-30 R-EV.Namun, peran mesin rotari di MX-30 R-EV telah direduksi menjadi sekadar range extender atau pengisi daya baterai, bukan penggerak roda utama. Unit satu rotor berkapasitas 830 cc tersebut hanya menghasilkan tenaga 74 hp.
Meski demikian, asa bagi penggemar kecepatan belum sepenuhnya padam. Awal tahun ini, Mazda memamerkan konsep Vision-X Coupe yang menggabungkan mesin rotari turbocharged, motor listrik, dan baterai untuk menghasilkan tenaga gabungan 503 hp.
Namun, itu masih berupa prototipe mobil, sementara China sudah bersiap memproduksi mesin rotari untuk menerbangkan manusia dan kargo melintasi cakrawala kota.
(dan)
Lihat Juga :