Chery Bikin Geger! Mobil Listrik Pertama Pakai Solid-State Battery Meluncur 2026, Jarak Tempuh 1.500 Km

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:25 WIB
Akhirnya Holy Grail mobil listrik terpecahkan, Chery nekat bawa baterai solid-state ke jalan raya tahun ini dengan jarak tempuh gila 1.500 km! . Foto: Chery Indonesia
CHINA - Chery tancap gas membawa teknologi baterai solid-state dari laboratorium ke jalan raya—dan ini bukan sekadar demonstrasi teknologi, melainkan sinyal bahwa peta kekuatan industri mobil listrik dunia sedang digeser.

Baru beberapa pekan setelah mengumumkan “terobosan” pada baterai solid-state, pabrikan otomotif asal China itu menegaskan langkah berikutnya: teknologi tersebut akan dipasang pada mobil listrik untuk pertama kali tahun ini, yakni pada model Liefeng di bawah merek Exeed.



Jika strategi ini berjalan mulus, Chery bukan hanya memamerkan inovasi, tetapi sedang melakukan hal yang selama ini jadi obsesi industri: mematahkan batas jarak tempuh, keamanan, dan performa baterai dalam satu paket.

Dari Prototipe ke Mobil Produksi: 600 Wh/kg

Pada Oktober tahun lalu, Chery memperkenalkan prototipe baterai solid-state dengan densitas energi sel 600 Wh/kg. Angka ini sangat krusial. Dalam dunia baterai, densitas energi adalah parameter yang menjadi “mata uang” teknologi: semakin tinggi nilainya, semakin banyak energi yang bisa disimpan dalam bobot dan volume yang sama.

Baterai tersebut dikembangkan oleh Chery Solid-State Battery Research Institute, menggunakan sistem solid-electrolyte in-situ polymerised yang dipadukan dengan material katoda lithium-rich manganese.

Secara sederhana: Chery tidak sedang mengubah casing baterai atau meningkatkan efisiensi motor saja, melainkan mendorong inovasi dari jantung kimia penyimpan energinya.

Liefeng: Shooting Brake 1.500 Km, Tetap Bertenaga di -30°C

Menurut laporan CarNewsChina, anak perusahaan Chery, Exeed, akan membekali Liefeng dengan baterai solid-state tersebut pada 2026. Model ini disebut sebagai shooting brake—jenis bodi yang memadukan estetika wagon dan karakter sport.

Target paling mencolok adalah klaim jarak tempuh 1.500 kilometer (kemungkinan mengacu pada siklus uji CLTC di China). Di saat mobil listrik global masih menjadikan 600–800 km sebagai tonggak premium, Chery mendadak berbicara pada skala yang nyaris setara mobil ICE sekali isi penuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!