Rudal Iran Membabi Buta! Volkswagen Berniat Produksi Iron Dome

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:17 WIB
Dengan masa depan pabrik yang sebelumnya sering dikaitkan dengan kemungkinan penutupan, kerja sama yang diusulkan di sektor pertahanan ini dapat menjadi penyelamat utama bagi fasilitas tersebut.

Jika rencana tersebut disetujui oleh para pekerja dan semua pihak yang terlibat, proses perubahan fungsi pabrik diperkirakan akan memakan waktu sekitar 12 hingga 18 bulan.

Langkah ini juga berpotensi menyelamatkan sekitar 2.300 pekerjaan di fasilitas tersebut.

Dalam kondisi industri otomotif Eropa yang semakin menantang, angka tersebut memang cukup besar.

Volkswagen saat ini sedang mengalami masa sulit, termasuk melambatnya penjualan di Tiongkok, pertumbuhan pasar kendaraan listrik yang kurang dari perkiraan, dan ketidakpastian tarif di Amerika Serikat.

Bahkan, awal bulan ini perusahaan juga mengumumkan bahwa laba tahunan mereka turun sebesar 53 persen.

Pada saat yang sama, Volkswagen juga berencana untuk memangkas hingga 50.000 pekerjaan pada tahun 2030, naik dari target awal sekitar 35.000 posisi yang diumumkan beberapa tahun lalu.

Rencana tersebut juga dilaporkan mendapat dukungan dari pemerintah Jerman, yang saat ini secara aktif mendorong investasi asing untuk memperkuat sektor manufaktur negara tersebut.

Namun, Volkswagen sendiri belum mengkonfirmasi keputusan akhir apa pun.

Seorang juru bicara perusahaan dilaporkan mengatakan bahwa Volkswagen memang sedang berdiskusi dengan berbagai pihak mengenai masa depan fasilitas tersebut, tetapi sejauh ini belum ada keputusan atau kesimpulan resmi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!