Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda

Minggu, 07 Juni 2026 - 08:36 WIB
Informasi ini dibagikan oleh YouTuber populer Tim Burton, yang juga dikenal sebagai Shmee150, setelah menghadiri acara peluncuran mobil listrik pertama Ferrari. Menurutnya, suasana di acara tersebut jauh lebih terkendali daripada peluncuran mobil biasa dari produsen supercar Italia tersebut.

Yang paling mencolok, perjanjian kerahasiaan tersebut dilaporkan mencakup denda hingga$700.000untuk setiap kebocoran data. Ini adalah jumlah yang sangat besar, bahkan di industri otomotif, di mana perjanjian kerahasiaan (NDA) sudah menjadi hal yang umum.

Para peserta diwajibkan menandatangani perjanjian kerahasiaan (NDA) sebelum berinteraksi dengan prototipe kendaraan listrik tersebut. Pembocoran informasi dapat mengakibatkan hukuman maksimal hingga USD700.000.

Berkat langkah-langkah ketat ini, Ferrari hampir sepenuhnya menghentikan kebocoran informasi sebelum tanggal peluncuran, sesuatu yang semakin jarang terjadi di era media sosial dan ponsel pintar.

Menurut Shmee150, setibanya di acara tersebut, para jurnalis diharuskan untuk menyegel semua peralatan pribadi mereka. Ponsel, laptop, dan alat perekam pribadi tidak diizinkan. Sebagai gantinya, perusahaan mengatur tim videografer dan fotografernya sendiri, yang kemudian menyediakanvideodan gambar kepada media tepat sebelum larangan publikasi informasi dicabut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!