Microsoft Buka Pendaftaran Imagine Cup 2021, Kompetisi Teknologi Pelajar Berhadiah Rp1 Miliar
Selasa, 17 November 2020 - 03:16 WIB
Apa beda Imagine Cup dengan kompetisi startup yang sudah ada? Selain khusus untuk pelajar, Imagine Cup fokus pada inovasi yang mengubah cara hidup masyarakat. Juga, tentang solusi dan aplikasi yang bisa menyelamatkan nyawa.
BACA JUGA: Tiga Model Mobil DFSK Siap Diobrak-Abrik Jadi Mobil Ambulans Hingga Jenazah
Pemenang Imagine Cup sebelumnya ada yang sudah bekerja untuk Microsoft. Ada juga yang telah membangun karir di startup, industri, perawatan kesehatan, dan lainnya, Semua memanfaatkan keterampilan yang mereka pelajari selama pengalaman kompetisi dan saran yang mereka terima dari mentor selama proses berlangsung.
Finalis Indonesia sebelumnya antara lain Tim Cimol, pemenang Imagine Cup Asia Tenggara 2017 untuk news hoax analyzer, tim BeeHive Drones dari 2018 yang membuat sistem drone kooperatif untuk petani yang dapat diakses melalui aplikasi mobile (sekarang mereka menjadi satu startup lokal), serta runner-up Final Imagine Cup Asia tahun lalu, Tulibot, yang mengembangkan alat terintegrasi untuk menjembatani kesenjangan komunikasi bagi tuna rungu, menggunakan kacamata dan sarung tangan pintar.
Dalam 19 tahun terakhir, lebih dari dua juta siswa dari 200 negara telah mengikuti kompetisi Imagine Cup. Solusi mereka dirancang menggunakan teknologi Microsoft.
BACA JUGA: Tiga Model Mobil DFSK Siap Diobrak-Abrik Jadi Mobil Ambulans Hingga Jenazah
Pemenang Imagine Cup sebelumnya ada yang sudah bekerja untuk Microsoft. Ada juga yang telah membangun karir di startup, industri, perawatan kesehatan, dan lainnya, Semua memanfaatkan keterampilan yang mereka pelajari selama pengalaman kompetisi dan saran yang mereka terima dari mentor selama proses berlangsung.
Finalis Indonesia sebelumnya antara lain Tim Cimol, pemenang Imagine Cup Asia Tenggara 2017 untuk news hoax analyzer, tim BeeHive Drones dari 2018 yang membuat sistem drone kooperatif untuk petani yang dapat diakses melalui aplikasi mobile (sekarang mereka menjadi satu startup lokal), serta runner-up Final Imagine Cup Asia tahun lalu, Tulibot, yang mengembangkan alat terintegrasi untuk menjembatani kesenjangan komunikasi bagi tuna rungu, menggunakan kacamata dan sarung tangan pintar.
Dalam 19 tahun terakhir, lebih dari dua juta siswa dari 200 negara telah mengikuti kompetisi Imagine Cup. Solusi mereka dirancang menggunakan teknologi Microsoft.
Lihat Juga :