Mobil Nasional Vietnam akan Buka Pabrik di Amerika Serikat
Kamis, 04 Maret 2021 - 05:33 WIB
Saat ini VinFast memang telah mendirikan pusat riset dan pengembangan di kawasan San Fransisco. Pusat riset di San Francisco merupakan pusat riset ketiga setelah di Vietnam dan Australia. Diketahui tahun lalu VinFast membeli pusat riset dan pengembangan milik General Motors yang ada di Australia.
Baca juga : Ini Jawaban ADM, Mengapa Daihatsu Rocky Terima Relaksasi Meski Belum Diproduksi
Sementara menurut Paultan, modal investasi yang akan digunakan oleh VinFast datang dari kocek pribadi pemilik VinGroup, holding dari VinFast, Pham Nhat Vuong. Dana yang akan dihabiskan Pham Nhat Vuong dikabarkan mencapai USD2 milyar atau setara Rp28,1 triliun.
Sementara analis dari VinAI Research, Bui Hai Hung, mengatakan direncanakan VinFast akan menghadirkan dua mobil SUV listrik untuk pasar Amerika Serikat yakni VinFast V32 dan VinFast V33 pada 2022 nanti.
Baca juga : Ini Jawaban ADM, Mengapa Daihatsu Rocky Terima Relaksasi Meski Belum Diproduksi
Sementara menurut Paultan, modal investasi yang akan digunakan oleh VinFast datang dari kocek pribadi pemilik VinGroup, holding dari VinFast, Pham Nhat Vuong. Dana yang akan dihabiskan Pham Nhat Vuong dikabarkan mencapai USD2 milyar atau setara Rp28,1 triliun.
Sementara analis dari VinAI Research, Bui Hai Hung, mengatakan direncanakan VinFast akan menghadirkan dua mobil SUV listrik untuk pasar Amerika Serikat yakni VinFast V32 dan VinFast V33 pada 2022 nanti.
(wsb)
Lihat Juga :