Jababeka Group dan Telkom Kolaborasi Bangun SDM Milenial

Selasa, 26 Mei 2020 - 14:18 WIB
"Sejauh ini yang sudah dikurasi tim Pra Kerja baru tahap satu, yaitu konten low skill atau kemampuan dasar. Sedangkan untuk konten level dua dan tiga masih menunggu pemerintah mengurasi kembali,” papar Faizal.

“Saya pun sudah melihat konten yang dibuat di Jababeka, yaitu AKP, PU, JLC dan PDC. Dengan konten yang dibuat 4 institusi yang dihasilkan program ini, semoga saat masuk konten level kedua dan ketiga, Pijar Mahir akan bisa menyediakannya," harapnya.

Hal senada disampaikan Sutedja Sidarta Darmono, Direktur PT Jababeka Tbk. Dia mengakui, peningkatan kompetensi merupakan kunci penting agar seseorang bisa bertahan dalam masa COVID-19. Hal itu pula telah menjadi fokus dari Jababeka Group agar kemampuan pekerja bisa terus relevan dengan kebutuhan industri yang begitu dinamis.

"Kami ingin membuat Silicon Valley di Indonesia. Kita bisa membawa itu ke Cikarang. Kalau kita belajar dari Amerika Serikat, kita akan bergerak ke industri 4.0 dan 5.0. Dalam kondisi seperti sekarang, pengembangan industri 4.0 harus lebih dipercepat," katanya.

Untuk itu, lanjut dia, perlu peningkatan sumber daya manusia lantaran jika mereka tidak mengikuti perkembangan teknologi, maka akan kesulitan. Untuk itu, Jababeka siap mendukung tempat dan konten yang dibutuhkan bagi pelatihan ini.

Sementara Setyono Djuandi Darmono, Chairman and Founder Jababeka Group dan President University, berharap, kerja sama ini bisa secepatnya terlaksana dan mampu memberi dampak besar kepada masyarakat. Karena pemerintah sangat membutuhkan kerja sama berbagai pihak untuk menangani corona -seperti yang Jababeka-Telkom lakukan sekarang.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!