Jangan Sembarangan Beli APAR Agar Kebakaran Mobil Tidak Makin Membesar

Senin, 26 Juli 2021 - 23:31 WIB
Dia mencontohkan APAR yang isinya karbondioksida sangat tidak cocok digunakan untuk memadamkan kebakaran yang terjadi pada mobil. Pasalnya APAR karbondioksida tidak cocok dengan kondisi mobil yabng berada di luar ruangan. Alih-alih memadamkan APAR jenis ini malah akan memperbesar kebakaran. "APAR karbondioksidan cocoknya di dalam ruangan seperti di rumah atau perkantoran," jelasnya.

Diketahui jenis-jenis APAR memang disesuaikan dengan kelas-kelas kebakaran. Saat ini kelas-kelas kebakaran di antaranya adalah Kelas A, Kelas B, Kelas C dan Kelas D. Kebakaran Kelas A adalah kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan padat non-logam seperti Kertas, Plastik, Kain, Kayu, Karet dan lain sebagainya.

Kebakaran Kelas B merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan cair yang mudah terbakar seperti Minyak (Bensin, Solar, Oli), Alkohol, Cat, Solvent, Methanol dan lain sebagainya. Kebakaran Kelas C merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh Instalasi Listrik yang bertegangan. Terakhir, Kebakaran Kelas D adalah kelas kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan logam yang mudah terbakar seperti sodium, magnesium, aluminium, lithium dan potassium.



Sementara APAR sendiri dibagi dari bahan-bahan pembuatnya yakni air, busa atau foam, serbuk kimia dan karbon dioksida. APAR Jenis Air merupakan jenis APAR yang paling Ekonomis dan cocok untuk memadamkan api yang dikarenakan oleh bahan-bahan padat non-logam seperti Kertas, Kain, Karet, Plastik dan lain sebagainya (Kebakaran Kelas A). Tetapi akan sangat berbahaya jika dipergunakan pada kebakaran yang dikarenakan Instalasi Listrik yang bertegangan (Kebakaran Kelas C).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!