Orang Tajir di Swiss Bungkus Saham Aston Martin

Kamis, 23 April 2020 - 09:07 WIB
Stroll, yang menjalankan tim Racing Point F1 dalam sebuah pernyataan, mengatakan penerbitan saham baru sebagai bagian dari suntikan dana akan mengurangi total likuiditas Bertarelli hanya 0,7 persen.

Namun Bertarelli menolak berkomentar.

Selain bos Stroll dan Bertarelli, bos Mercedes F1 dan Daimler juga membeli beberapa saham Aston Martin sebelumnya.

Sejak bulan lalu, Aston Martin telah dipaksa untuk menutup dua pabriknya di Inggris setelah pecahnya wabah COVID-19.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!