Menakar Pasar Mobil Niaga Listrik di Indonesia, Seksi tapi Masih Niche
Rabu, 07 Juni 2023 - 13:45 WIB
loading...
A
A
A
Gara-gara rakitan lokal itu, harga DFSK Gelora E yang sebelumnya dipasarkan di harga Rp480 juta-Rp580 juta bisa turun hingga Rp350 juta (blind van) dan Rp399 juta (minibus).
”Hingga 1.000 unit pertama, kami juga memberikan dukungan seperti pelatihan untuk pengemudi dan mekanik. Juga, wall charger gratis sampai akhir tahun,” beber Rofiqi.
Hingga April 2023, DFSK Gelora E baru terjual sekitar 100 unit. Pembelinya rata-rata perusahaan logistik.
Baca Juga: Mobil Listrik Gelora E Tempuh Jakarta-Bandung Tanpa Cas, 157 Km Cuma Butuh Rp43 Ribu
Meski harganya sudah lebih terjangkau, namun DFSK Gelora E masih punya PR besar untuk meyakinkan perusahaan terkait apa saja keuntungan yang akan didapat dengan beralih ke kendaraan listrik.
Kompetitor terbesar mereka adalah Esemka Bima EV, yang ditawarkan dengan harga jauh lebih mahal, yakni Rp530 juta (Cargo Van) dan Rp540juta(Minibus).
”Hingga 1.000 unit pertama, kami juga memberikan dukungan seperti pelatihan untuk pengemudi dan mekanik. Juga, wall charger gratis sampai akhir tahun,” beber Rofiqi.
Hingga April 2023, DFSK Gelora E baru terjual sekitar 100 unit. Pembelinya rata-rata perusahaan logistik.
Baca Juga: Mobil Listrik Gelora E Tempuh Jakarta-Bandung Tanpa Cas, 157 Km Cuma Butuh Rp43 Ribu
Meski harganya sudah lebih terjangkau, namun DFSK Gelora E masih punya PR besar untuk meyakinkan perusahaan terkait apa saja keuntungan yang akan didapat dengan beralih ke kendaraan listrik.
Kompetitor terbesar mereka adalah Esemka Bima EV, yang ditawarkan dengan harga jauh lebih mahal, yakni Rp530 juta (Cargo Van) dan Rp540juta(Minibus).
(dan)
Lihat Juga :