Yamaha Resmi Tinggalkan Pasar Mobil Salju

Jum'at, 30 Juni 2023 - 19:36 WIB
loading...
Yamaha Resmi Tinggalkan...
Yamaha berhenti jualan mobil salju. FOTO/ CC
A A A
TOKYO - Yamaha baru saja mengumumkan akan meninggalkan pasar mobil salju atau snowmobile setelah berada di pasar itu selama 57 tahun.

BACA JUGA - Yamaha MX King 150 Tampil dengan Livery 6 Dekade Yamaha di Balapan Motor Dunia

Penjualan di Jepang telah dihentikan sedangkan penjualan di Eropa akan dihentikan tahun depan dan AS pada tahun 2025.

Dengan mundurnya Yamaha, persaingan di pasar mobil salju kini tinggal tiga pabrikan saja. Artic Cat dari Minnesota, BRP dari Quebec dan Polaris Industries yang juga dari Minnesota. Merek lain yang juga paling populer di AS adalah Ski-Doo. Sayangnya, itu banyak untuk jetski.

Yamaha sebenarnya menyadari perkembangan yang sangat terbatas di pasar mobil salju dan memiliki pangsa pasar yang sangat kecil. Bahkan Rusia juga menjadi salah satu faktor utama mengapa mereka mundur dari pasar mobil salju.

Yamaha adalah salah satu merek mobil salju terpopuler di Rusia dan pembatasan perdagangan serta ketidakstabilan ekonomi di sana menyebabkan penjualan mobil salju turun tajam.

Pembeli yang sudah melakukan pemesanan tidak perlu khawatir karena semua model 2024 sudah jadi dan akan dikirimkan sesuai waktu yang ditentukan. Yamaha akan memastikan semua layanan suku cadang, servis, dan garansi berjalan seperti biasa. Bahkan, ada hampir 500 agen penjualan mobil salju Yamaha di seluruh dunia kecuali Mentakab.

Meski penjualan mobil salju dihentikan total, agen penjualan mereka masih memiliki berbagai produk Yamaha yang dijual seperti produk kelautan (perahu dan mesin), sepeda motor, dan ebike. Produk Yamaha pertama yang kami beli saat masih sekolah adalah perekam musik.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Antusiasme Tinggi Warnai...
Antusiasme Tinggi Warnai Debut Yamaha CLASSY Modifest 2026 di Surabaya
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
IIMS Jakarta 2026 Selesai...
IIMS Jakarta 2026 Selesai Digelar, Hadirkan Solusi Finansial Holistik bagi Industri Otomotif
Rekomendasi
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Berita Terkini
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved