Mirip Tank, BMW Beri Penyegaran ke Mobil Antipeluru Seri 7 dan i7

Rabu, 09 Agustus 2023 - 15:46 WIB
loading...
Mirip Tank, BMW Beri...
BMW Seri 7 dan i7 Protection akan memberikan sistem keamanan menyeluruh buat pemiliknya. (Foto/BMW)
A A A
JERMAN - BMW menyegarkan mobil antipeluru terbarunya, yakni BMW 7 Series dan i7 Series Protection. Kedua mobil ini cocok untuk kepala negara atau tokoh dunia yang ingin benar-benar aman saat berkendara.

Bagian paling menarik dari kedua mobil ini tentu saja adalah teknologi keamanannya lantaran BMW meningkatkan level keamanan hingga jadi mirip tank dengan tampilan mewah.

Sistem proteksi yang digunakan mencapai standar VR9. Sistem perlindungan itu digunakan di setiap bagian mobil dan semakin maksimal karena mobil saat diproduksi sudah menggunakan material baja.

Mobil ini diklaim mampu bertahan dari serangan bom, granat, peluru, dan yang terbaru adalah terlindung dari serangan drone . "Tangki bensin mobil untuk mesin konvensional ini akan menutup secara otomatis jika mendeteksi adanya serangan," tulis keterangan resmi BMW, Rabu (9/8/2023).

Baca Juga: Keunikan Mobil Antipeluru Milik Gengster Legendaris Al Capone

Kedua mobil tersebut didukung oleh mesin yang berbeda. BMW 7 Series Protection menggunakan mesin konvensional V8 yang bisa menggelontorkan tenaga sebesar 562 daya kuda. Sebaliknya BMW i7 Series Protection digerakkan oleh dua motor listrik dan baterai dengan kekuatan 544 daya kuda.

Namun, jangan berharap soal performa dari kedua mobil ini. Bobot kedua mobil semakin berat karena mendapatkan lapisan khusus guna melindungi dari serangan.

Tidak heran jika BMW kemudian perlu memasang suspensi khusus agar bisa menopang dengan baik kedua mobil proteksi itu. Kecepatan maksimalnya juga sangat berbeda dengan versi umum. Mobil ini cuma bisa melaju hingga kecepatan 160 kilometer per jam karena bobotnya yang luar biasa berat.

Baca Juga: Di Depan Vladimir Putin, PM India Pamer Mobil Antipeluru Termahal di Dunia

Seluruh mobil bisa mendapatkan penambahan yang menyesuaikan keinginan dari pemesan. Contohnya menambahkan alat pemadam kebakaran, tiang bendera, lampu kejut, hingga radio keamanan.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Harga Solar Tembus Rp30...
Harga Solar Tembus Rp30 Ribu, GWM Malah Tambah Mobil Diesel Baru Tank 500 Diesel Black Warrior
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
WAR PROXY MEMANAS! Tank...
WAR PROXY MEMANAS! Tank Kebanggaan Israel Jadi Sasaran Empuk Drone Hizbullah
The Elite Showcase 2026...
The Elite Showcase 2026 Siap Digelar di ICE BSD, Hadirkan Legenda Motorsport
Rekomendasi
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Vinicius Moncer, Brasil...
Vinicius Moncer, Brasil Gunduli Haiti 3-0
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Berita Terkini
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved