Program Studi Ini Penting untuk Pengembangan Energi Terbarukan di Indonesia

Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:54 WIB
loading...
Program Studi Ini Penting...
Pengembangan energi terbarukan harus dilakukan karena kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak, dan gas, sebagai sumber energi. Foto/Ist
A A A
PADANG - Pemerintah tengah giat mengembangkan energi terbarukan di Tanah Air guna menyiasati kian terbatasnya sumber energi yang berasal dari fosil. Menyambut hal tersebut, Politeknik ATI Padang meluncurkan program studi baru, Program Diploma 4 Teknologi Rekayasa Bioproses Energi Terbarukan. (Baca juga: Mentari Bisa Bikin Indonesia Jadi Negara Adidaya Energi Terbarukan )

Sumber energi terbarukan mudah ditemukan di Nusantara dan dan potensi bahan bakunya juga beraneka ragam. Energi terbarukan adalah upaya untuk mengatasi semakin menipisnya ketersediaan sumber energi fosil.

Pengembangan energi terbarukan harus dilakukan karena kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak, dan gas, sebagai sumber energi. Saat ini energi terbarukan menjadi isu besar yang berpotensi mengubah peta geopolitik energi dunia.

Kemajuan teknologi dan penurunan biaya teknologi membuat energi terbarukan tumbuh lebih cepat daripada sumber energi lainnya. Bahkan, beberapa teknologi energi terbarukan, seperti biodiesel atau bioethanol, sudah kompetitif disektor penggunaan sebagai bahan bakar. Terlebih, daya saing tersebut belum memperhitungkan kontribusi energi terbarukan dalam mengurangi polusi udara dan mencegah dampak perubahan iklim.

Melalui Webinar Series#6 yang diselenggarakan hari ini, Politeknik ATI Padang sebagai perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Perindustrian berkomitmen mengembangkan keilmuan energi terbarukan dengan membuka program studi Diploma IV Teknologi Rekayasa Bioproses Energi Terbarukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Modifikasi...
Industri Modifikasi Raih Legitimasi Negara, Kemenperin Dukung IMX 2025 sebagai Standar Kualitas Nasional
Wamenperin Sidak Pabrik...
Wamenperin Sidak Pabrik Chery: TKDN 40% Kurang, Maunya 60%!
Keren! Indonesia Sudah...
Keren! Indonesia Sudah Mampu Bikin Mobil Berbahan Bakar Bioethanol
Karoseri Bus Indonesia...
Karoseri Bus Indonesia Terbaik di Dunia, Harga Miring dan Desain Menarik
Aturan Baru Subsidi...
Aturan Baru Subsidi Motor Listrik Segera Diterbitkan Pekan Ini, Imbas Sepinya Peminat
Intip Kerennya Mobil...
Intip Kerennya Mobil Listrik Hyundai Made In Bekasi, Ternyata Ada Andil KB Bukopin
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Rekomendasi
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Pesta Oranje di Depan Mata?
Berita Terkini
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved