Tesla Versus Mobil Balap F1, Siapa Pemenangnya?

Senin, 04 Desember 2023 - 09:08 WIB
loading...
A A A
Dampak fisik dari gaya turun membuat berat mobil meningkat beberapa kali lipat pada kecepatan tinggi ketika gaya gravitasi (g-force) berkali-kali pada mobil. Dengan demikian, pada kecepatan tinggi, torsi traksi beberapa kali lipat dapat diterapkan pada mobil balap oleh mesin.

Kondisi ini memungkinkan untuk berakselerasi dengan tajam, dan mencapai 100 km/jam hingga 200 km/jam dalam sekitar 1,8 detik, yang jauh lebih cepat daripada Tesla dalam sekitar 4 detik. Gaya turun ini adalah hasil aerodinamika mobil F1 dan secara signifikan meningkatkan kecepatan tikungan.

Sementara desain mobil Tesla bertujuan untuk meminimalkan hambatan aerodinamis, mobil F1 dirancang untuk meningkatkan hambatan udara guna menciptakan gaya turun vertikal yang bertindak untuk menekan mobil ke jalan dan meningkatkan g-force. Ini terjadi dengan biaya hambatan aerodinamis yang lebih tinggi.

Pada kecepatan 150 km/jam, aerodinamika mobil F1 menghasilkan gaya g yang cukup untuk menggandakan berat mobil. Hambatan aerodinamis dan gaya turun keduanya meningkat.

Pada kecepatan 300 km/jam, mobil menciptakan gaya turun yang empat kali berat mobil. Sementara akselerasi tajam tidak mungkin bagi mobil F1 pada 300 km/jam karena keterbatasan mesin. Mungkin karena rem pada roda belakang dan depan serta hambatan drag yang besar pada kecepatan tinggi digunakan untuk dengan cepat mengurangi akselerasi kendaraan.

Pemenang: F1


Balapan ketiga menggunakankecepatan maksimal. Kecepatan maksimal untuk Tesla Model S Plaid produksi adalah 282 km/jam (175,3 mph), tetapi F1 dengan mudah memenangkan ini. Kecepatan tertinggi dalam balapan F1 adalah 372,5 km/jam (231,5 mph) yang dicapai oleh Valtteri Bott.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Ironi Polestar: Dirakit...
Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Jadwal Formula 1 British...
Jadwal Formula 1 British Grand Prix 2026 di VISION+, Siap-Siap Nonton Duel Panas di Silverstone
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Rekomendasi
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Messi Moncer! Mbappe, Kane, Haaland Mengekor
Ruben Onsu Tak Gentar...
Ruben Onsu Tak Gentar Ancaman Sarwendah, Kuasa Hukum Sebut Juga Punya Bukti Kejutan
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Berita Terkini
Rapor Penjualan Wuling...
Rapor Penjualan Wuling 1 Dekade Terakhir, Mampukah Aira Mengembalikan Takhta?
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia 27 Tahun Jadi Sopir Bus di Jepang: Bagaimana Ia Lolos Seleksi Ketat Tokyu Bus?
Modifikator Indonesia...
Modifikator Indonesia Ini Dapat Penghargaan Tertinggi IMI, Ini Sosoknya!
Ironi Polestar: Dirakit...
Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China
Hyundai Hadirkan Powertrain...
Hyundai Hadirkan Powertrain Lengkap di GIIAS 2026
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved