Tren Penjualan Kendaraan Listrik Kian Meningkat, Ternyata Ini Penyebabnya
Selasa, 16 Januari 2024 - 07:50 WIB
loading...
A
A
A
1. Full Hybrid
Mobil full hybrid menggunakan bahan bakar sebagai sumber tenaga dan energi. Maksudnya, bahan bakar menjadi sumber untuk mengisi daya listrik. Jenis mobil ini terbagi menjadi beberapa macam, yaitu paralel hybrid, serial hybrid, dan paralel-serial hybrid.
Paralel hybrid disokong dengan tiga kombinasi tenaga, di antaranya mesin bensin, motor listrik, dan kombinasi keduanya. Sedangkan, serial hybrid sistem penggerak dan mesin tidak langsung tersambung satu sama lain. Bahan bakar digunakan untuk mengisi daya baterai motor listrik yang digunakan sebagai generator.
2. Mild Hybrid
Berikutnya adalah mild hybrid yang pada dasarnya masih menggunakan bahan bakar sebagai sumber utama. Akan tetapi, mild hybrid telah disokong oleh fitur Integrated Starter Generator (ISG) yang dapat menggantikan mesin konvensional. Kinerja mesin pun menjadi lebih bertenaga, meski demikian mobil mild hybrid tetap dapat mengurangi emisi karbondioksida.
3. Plug-in Hybrid Electric Vehicle
Plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) ini hampir sama dengan dua jenis sebelumnya yang menggunakan dua sistem penggerak. Letak perbedaannya terdapat pada tenaga yang digunakan. PHEV menggunakan tiga tenaga sebagai penggerak, yakni bensin, baterai, dan biodesel.
Lalu, jika kedua jenis sebelumnya mengisi baterai hanya dapat dilakukan saat pengereman yang bersumber bahan bakar, mobil PHEV dapat diisi melalui sumber listrik eksternal, misalnya pada charging port.
Mobil listrik PHEV ini juga memiliki dua sistem pengoperasian, yaitu all-electric mode yang menggunakan tenaga listrik secara penuh sebagai sumber tenaga mobil. Kedua, hybrid mode di mana mobil menggunakan tenaga listrik dan bensin untuk menggerakan mobil.
4. Battery Electric Vehicle
Kini telah tersedia mobil listrik yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik sebagai sumber energi mobil, yaitu mobil berjenis battery electric vehicle (BEV). Mobil ini digerakan oleh baterai yang dapat diisi ulang melalui saluran listrik eksternal, seperti charging port. Dengan menggunakan 100 persen tenaga listrik, mobil listrik berjenis BEV dikenal ramah lingkungan dan nyaman untuk digunakan.
Berbagai jenis mobil listrik ini mulai diproduksi secara masif oleh industri otomotif sebagai upaya untuk mengurangi emisi karbon untuk bumi yang lebih sehat.
Adapun beberapa keuntungan menggunakan mobil listrik, sebagai berikut.
♦ Hemat Biaya Perawatan
Mekanikal kendaraan listrik yang berbeda dengan kendaraan biasa, membuat beberapa komponen yang ada di dalamnya tidak memerlukan perawatan secara rutin. Selain itu, komponen yang bergerak juga lebih sedikit.
Meski demikian, mesin mobil listrik tetap memerlukan perawatan dan servis rutin. Namun, biaya perawatannya bisa dikatakan lebih murah dari pada mobil konvensional jika dihitung jangka panjang.
♦ Tidak Bising
Meski bertenaga dan dapat melaju lebih cepat, juga responsif, mesin mobil listrik ini dinilai halus, tidak mengeluarkan suara bising yang dapat mengganggu pemakai. Untuk itu, mengendarai mobil listrik disebut lebih nyaman karena tidak ada suara bising.
Mobil full hybrid menggunakan bahan bakar sebagai sumber tenaga dan energi. Maksudnya, bahan bakar menjadi sumber untuk mengisi daya listrik. Jenis mobil ini terbagi menjadi beberapa macam, yaitu paralel hybrid, serial hybrid, dan paralel-serial hybrid.
Paralel hybrid disokong dengan tiga kombinasi tenaga, di antaranya mesin bensin, motor listrik, dan kombinasi keduanya. Sedangkan, serial hybrid sistem penggerak dan mesin tidak langsung tersambung satu sama lain. Bahan bakar digunakan untuk mengisi daya baterai motor listrik yang digunakan sebagai generator.
2. Mild Hybrid
Berikutnya adalah mild hybrid yang pada dasarnya masih menggunakan bahan bakar sebagai sumber utama. Akan tetapi, mild hybrid telah disokong oleh fitur Integrated Starter Generator (ISG) yang dapat menggantikan mesin konvensional. Kinerja mesin pun menjadi lebih bertenaga, meski demikian mobil mild hybrid tetap dapat mengurangi emisi karbondioksida.
3. Plug-in Hybrid Electric Vehicle
Plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) ini hampir sama dengan dua jenis sebelumnya yang menggunakan dua sistem penggerak. Letak perbedaannya terdapat pada tenaga yang digunakan. PHEV menggunakan tiga tenaga sebagai penggerak, yakni bensin, baterai, dan biodesel.
Lalu, jika kedua jenis sebelumnya mengisi baterai hanya dapat dilakukan saat pengereman yang bersumber bahan bakar, mobil PHEV dapat diisi melalui sumber listrik eksternal, misalnya pada charging port.
Mobil listrik PHEV ini juga memiliki dua sistem pengoperasian, yaitu all-electric mode yang menggunakan tenaga listrik secara penuh sebagai sumber tenaga mobil. Kedua, hybrid mode di mana mobil menggunakan tenaga listrik dan bensin untuk menggerakan mobil.
4. Battery Electric Vehicle
Kini telah tersedia mobil listrik yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik sebagai sumber energi mobil, yaitu mobil berjenis battery electric vehicle (BEV). Mobil ini digerakan oleh baterai yang dapat diisi ulang melalui saluran listrik eksternal, seperti charging port. Dengan menggunakan 100 persen tenaga listrik, mobil listrik berjenis BEV dikenal ramah lingkungan dan nyaman untuk digunakan.
Berbagai jenis mobil listrik ini mulai diproduksi secara masif oleh industri otomotif sebagai upaya untuk mengurangi emisi karbon untuk bumi yang lebih sehat.
Adapun beberapa keuntungan menggunakan mobil listrik, sebagai berikut.
♦ Hemat Biaya Perawatan
Mekanikal kendaraan listrik yang berbeda dengan kendaraan biasa, membuat beberapa komponen yang ada di dalamnya tidak memerlukan perawatan secara rutin. Selain itu, komponen yang bergerak juga lebih sedikit.
Meski demikian, mesin mobil listrik tetap memerlukan perawatan dan servis rutin. Namun, biaya perawatannya bisa dikatakan lebih murah dari pada mobil konvensional jika dihitung jangka panjang.
♦ Tidak Bising
Meski bertenaga dan dapat melaju lebih cepat, juga responsif, mesin mobil listrik ini dinilai halus, tidak mengeluarkan suara bising yang dapat mengganggu pemakai. Untuk itu, mengendarai mobil listrik disebut lebih nyaman karena tidak ada suara bising.
Lihat Juga :