Sukses Jualan Online, Ini Sosok Sociopreneur Muda Eddy Cahyadi
Jum'at, 21 Agustus 2020 - 12:31 WIB
loading...
A
A
A
Pengalamannya di industri digital digabungkan dengan pengetahuan akademis yang diperolehnya pada waktu kuliah di Inggris, memberikan inspirasi kepada Eddy untuk berkontribusi dalam komunitas masyarakat. Berbekal dengan kepiawaiannya dalam bisnis digital, tidak hanya membantu usaha-usaha mikro dalam menjual produknya, tapi juga merekrut timnya dari mahasiswa-mahasiswi berprestasi yang kekurangan biaya kuliah.
Pria yang kerap dipanggil Bang Hermit ini juga mengedukasi mereka bagaimana menjalankan bisnis online. Sedari copywriting, content marketing, dan social media marketing yang berguna bagi mereka kelak ketika memulai karier mereka di dalam industri digital.
"Saya dulunya juga pernah hidup menggangur dan tidak punya biaya untuk kuliah, sehingga saya tahu bagaimana rasanya hidup seperti itu. Oleh karena itu, saya ingin berkontribusi kepada masyarakat terutama membantu mereka yang membutuhkan, sehingga nantinya mereka juga dapat berkontribusi di masa depan dan memberikan nilai tambah dalam industri digital," paparnya.
Saat ini sudah ada lebih dari 15 mahasiswa yang menjadi bagian dalam bisnisnya yang dia biayai. Bahkan lima di antaranya sudah lulus dan 10 masih dalam proses kuliah. Mereka sangat merasa terbantu dalam proses bisnis ini.
"Selain mendapat pengalaman dari bekerja paruh waktu, mereka juga dapat membiayai biaya kuliah mereka demi masa depan yang lebih baik," tambahnya.
Pria yang kerap dipanggil Bang Hermit ini juga mengedukasi mereka bagaimana menjalankan bisnis online. Sedari copywriting, content marketing, dan social media marketing yang berguna bagi mereka kelak ketika memulai karier mereka di dalam industri digital.
"Saya dulunya juga pernah hidup menggangur dan tidak punya biaya untuk kuliah, sehingga saya tahu bagaimana rasanya hidup seperti itu. Oleh karena itu, saya ingin berkontribusi kepada masyarakat terutama membantu mereka yang membutuhkan, sehingga nantinya mereka juga dapat berkontribusi di masa depan dan memberikan nilai tambah dalam industri digital," paparnya.
Saat ini sudah ada lebih dari 15 mahasiswa yang menjadi bagian dalam bisnisnya yang dia biayai. Bahkan lima di antaranya sudah lulus dan 10 masih dalam proses kuliah. Mereka sangat merasa terbantu dalam proses bisnis ini.
"Selain mendapat pengalaman dari bekerja paruh waktu, mereka juga dapat membiayai biaya kuliah mereka demi masa depan yang lebih baik," tambahnya.
Lihat Juga :