3 Mahasiswa ITS Kembangkan Robot untuk Bantu Pencegahan Covid-19
Sabtu, 22 Agustus 2020 - 10:13 WIB
loading...
A
A
A

Hosiro-Usiro memiliki beberapa komponen yang bertujuan menunjang aktivitas dan fungsinya. Komponen tersebut di antaranya kamera, mikrofon, layar monitor, sensor jarak, dan lain sebagainya, termasuk kamera thermal untuk mengecek kondisi pasien.
“Kami harapkan dia (robot) bisa mengecek detak jantung, mengantar makanan, obat dan pakaian sehingga mengurangi interaksi antara pasien dan dokter,” tuturnya.
Proses pembuatan Robot Hosiro-Usiro dimulai sejak April 2020 dengan bimbingan dosen Departemen Teknik Elektro ITS, yakni M Hilman Fatoni STMT. Tim Kuybot ini mendesain ide Robot Hosiro-Usiro dengan menggunakan beberapa material penyusun seperti Motor Brushless DC(BLDC) yang berfungsi untuk menggerakkan robot agar dapat membawa beban yang lebih berat. (Baca juga: Tak Ingin Solo jadi Ajang Coba-coba, PSK Siapkan Lawan Gibran)
Sebagai mahasiswa yang sudah terbiasa bergelut di bidang robotika, Okta dan tim membutuhkan waktu kurang lebih dua bulan untuk merancang robot tersebut. Kecepatan berpikir itu dikarenakan tim Kuybot sudah mengetahui sistem yang dibutuhkan robot dari pengalaman sebelumnya. “Kami sedikit berpikir cepat untuk memberikan ide yang bisa kami berikan,” katanya.
Material penyusun lainnya terdiri atas kamera thermal dengan fungsi untuk mengecek suhu pasien dan webcam digunakan untuk sarana komunikasi pasien-tenaga medis. Ada juga kamera omni yang bertujuan untuk alat navigasi robot agar dapat melihat area sekeliling robot secara 360 derajat dan badan robot menggunakan bahan aluminium dan stainless steel.
“Robot ini kami desain lebih aman karena dilengkapi dengan sensor jarak yang memungkinkan robot dapat mengetahui benda di sekitarnya sehingga dia bisa menghindari crash atau tabrakan,” tandas ketua tim Kuybot itu.
Okta menjelaskan bahwa Robot Hosiro-Usiro dapat digunakan sebagai sarana hiburan untuk mencegah terjadinya stres pada pasien. Robot dilengkapi dengan treadmill sebagai kontrol jalan dari robot. Melalui kontrol robot menggunakan treadmill ini, pasien yang melakukan isolasi dapat merasakan virtual sosial.
“Ini juga dapat digunakan sebagai sarana rekreasi untuk mencegah terjadinya stres pada pasien sehingga kami menambahkan seperti treadmill,” ungkapnya. (Lihat videonya: DPR Pertnayakan Standar Ganda BPOM Terhadap Obat Buatan Unair)
Lihat Juga :