Kuasai Pasar Dunia: China Ekspor 4 Juta Mobil, Mayoritas ke Rusia
Rabu, 25 September 2024 - 15:56 WIB
loading...
A
A
A
Angka tersebut meningkat 25 persen dari tahun ke tahun. Pada Agustus 2024, volume ekspor kendaraan listrik China mencapai 180.000 unit, meningkat 20,9 persen dari tahun ke tahun dan meningkat 2,9 persen dari bulan ke bulan.
Ekspor mobil penumpang listrik murni China selama delapan bulan pertama terutama tumbuh di Brasil, Belgia, Indonesia, dan Meksiko. Pasar yang mengalami penurunan adalah Spanyol, Thailand, Belanda, Australia, dan Slovenia.
Sebelumnya, masuknya Tesla ke China menjadikan Shanghai sebagai kawasan terdepan yang mengekspor kendaraan listrik paling banyak ke pasar luar negeri. Namun baru-baru ini, dengan diberlakukannya kebijakan tarif Uni Eropa, ekspor Shanghai menyusut tajam karena merupakan pusat ekspor Tesla.
Baca Juga: Mobil-mobil China Menggempur Malaysia dan Thailand Dibanding Indonesia
Pada 2024, kawasan dengan ekspor kendaraan listrik yang kuat adalah Guangdong, Shaanxi, Hebei, dan Jiangsu. Kebangkitan BYD telah mendorong perkembangan industri kendaraan listrik di Shaanxi. Shaanxi merupakan salah satu basis produksi BYD terbesar di Tiongkok, dengan kapasitas produksi tahunan yang direncanakan sebesar 1,5 juta kendaraan.
1. Rusia: 705.514 unit
2. Meksiko: 323.540 unit
3. Uni Emirat Arab: 203.048 unit
4. Brasil: 192.254 unit
5. Belgia: 182.504 unit
6. Arab Saudi: 161.261 unit
7. Inggris: 137.925 unit
8. Australia: 118.888 unit
9. Filipina: 104.402 unit
10. Turki: 95.650 unit
1. Belgia: 170.876 unit
2. Brasil: 136.112 unit
3. Inggris Raya: 88.933 unit
4. Thailand: 81.546 unit
5. Filipina: 69.987 unit
6. Meksiko: 61.647 unit
7. India: 53.738 unit
8. Australia: 51.843 unit
9. Uni Emirat Arab: 47.716 unit
10. Jerman: 41.105 unit
Ekspor mobil penumpang listrik murni China selama delapan bulan pertama terutama tumbuh di Brasil, Belgia, Indonesia, dan Meksiko. Pasar yang mengalami penurunan adalah Spanyol, Thailand, Belanda, Australia, dan Slovenia.
Sebelumnya, masuknya Tesla ke China menjadikan Shanghai sebagai kawasan terdepan yang mengekspor kendaraan listrik paling banyak ke pasar luar negeri. Namun baru-baru ini, dengan diberlakukannya kebijakan tarif Uni Eropa, ekspor Shanghai menyusut tajam karena merupakan pusat ekspor Tesla.
Baca Juga: Mobil-mobil China Menggempur Malaysia dan Thailand Dibanding Indonesia
Pada 2024, kawasan dengan ekspor kendaraan listrik yang kuat adalah Guangdong, Shaanxi, Hebei, dan Jiangsu. Kebangkitan BYD telah mendorong perkembangan industri kendaraan listrik di Shaanxi. Shaanxi merupakan salah satu basis produksi BYD terbesar di Tiongkok, dengan kapasitas produksi tahunan yang direncanakan sebesar 1,5 juta kendaraan.
Berikut daftar negara ekspor China dengan volume tertinggi selama Jamuari-Agustus 2024:
Mobil ICE (Internal Combustion Engine)
1. Rusia: 705.514 unit
2. Meksiko: 323.540 unit
3. Uni Emirat Arab: 203.048 unit
4. Brasil: 192.254 unit
5. Belgia: 182.504 unit
6. Arab Saudi: 161.261 unit
7. Inggris: 137.925 unit
8. Australia: 118.888 unit
9. Filipina: 104.402 unit
10. Turki: 95.650 unit
Mobil NEV (New Energy Vehicle)
1. Belgia: 170.876 unit
2. Brasil: 136.112 unit
3. Inggris Raya: 88.933 unit
4. Thailand: 81.546 unit
5. Filipina: 69.987 unit
6. Meksiko: 61.647 unit
7. India: 53.738 unit
8. Australia: 51.843 unit
9. Uni Emirat Arab: 47.716 unit
10. Jerman: 41.105 unit
(msf)
Lihat Juga :