Mahasiswa Indonesia Bersiap Mengukir Prestasi di Shell Eco-marathon Qatar 2025
Jum'at, 07 Februari 2025 - 10:03 WIB
loading...
Shell Eco-marathon Qatar 2025 menjadi ajang bertarung mahasiswa Indonesia untuk purwarupa kendaraan ramah lingkungan. Foto: Shell Indonesia
A
A
A
QATAR - Tim mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam tim D'BASE dari BINUS ASO School of Engineering (BASE) telah menyatakan kesiapan mereka untuk berlaga di kancah internasional, yaitu pada ajang Shell Eco-marathon Asia-Pacific and the Middle East 2025.
Kompetisi prestisius ini akan diselenggarakan di Losail International Circuit, Doha, Qatar, dari tanggal 8 hingga 12 Februari 2025.
Tim D'BASE akan berkompetisi dalam kategori Prototype Battery Electric, sebuah kategori yang menantang para peserta untuk merancang dan membangun kendaraan urban masa depan yang paling hemat energi.
Tim D'BASE, yang beranggotakan 11 mahasiswa, merupakan representasi dari semangat inovasi dan dedikasi generasi muda Indonesia di bidang rekayasa otomotif.
![Mahasiswa Indonesia Bersiap Mengukir Prestasi di Shell Eco-marathon Qatar 2025]()
Muhammad Nurul Puji, dosen pembimbing tim dari BINUS ASO School of Engineering, menjelaskan bahwa tim ini merupakan kombinasi antara mahasiswa yang telah berpengalaman dalam kompetisi sebelumnya di Mandalika dengan mahasiswa junior.
Strategi ini diterapkan untuk memastikan adanya regenerasi yang berkelanjutan dalam tim, sehingga tradisi keikutsertaan dan prestasi di ajang Eco-marathon dapat terus dipertahankan.
Kompetisi prestisius ini akan diselenggarakan di Losail International Circuit, Doha, Qatar, dari tanggal 8 hingga 12 Februari 2025.
Tim D'BASE akan berkompetisi dalam kategori Prototype Battery Electric, sebuah kategori yang menantang para peserta untuk merancang dan membangun kendaraan urban masa depan yang paling hemat energi.
Tim D'BASE, yang beranggotakan 11 mahasiswa, merupakan representasi dari semangat inovasi dan dedikasi generasi muda Indonesia di bidang rekayasa otomotif.

Muhammad Nurul Puji, dosen pembimbing tim dari BINUS ASO School of Engineering, menjelaskan bahwa tim ini merupakan kombinasi antara mahasiswa yang telah berpengalaman dalam kompetisi sebelumnya di Mandalika dengan mahasiswa junior.
Strategi ini diterapkan untuk memastikan adanya regenerasi yang berkelanjutan dalam tim, sehingga tradisi keikutsertaan dan prestasi di ajang Eco-marathon dapat terus dipertahankan.
Lihat Juga :