Logika Terbalik Subsidi EV: Mobil Pribadi Dimanja, Bus Penyumbang Polusi Malah Dianaktirikan

Sabtu, 06 Desember 2025 - 16:20 WIB
loading...
A A A
Mitos "Range Anxiety" yang Runtuh di Jalur Selatan Alasan klasik seperti ketidaksiapan infrastruktur dan kecemasan jarak tempuh (range anxiety) sering dijadikan tameng untuk menunda adopsi. Namun, fakta di lapangan membuktikan sebaliknya. Yoga Adiwinarto, Direktur Pengembangan Bisnis Kalista, membeberkan data uji coba yang menampar keraguan tersebut.

Kalista telah melakukan tes ekstrem menggunakan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) bersama PO Efisiensi dengan jarak tempuh mencapai 200 km sekali isi daya. Lebih mencengangkan lagi, uji coba bersama PO Sumber Alam di rute Jakarta-Yogyakarta via jalur selatan—yang terkenal dengan tanjakan curam dan kelokan tajam perbukitan—sukses tanpa kendala berarti.

Hasilnya? Waktu tempuh bus listrik nyaris tidak berbeda dengan bus konvensional bermesin solar. "Konsumen tidak yakin hanya karena tidak familiar. Sesederhana masalah spesifikasi, kapasitas baterai, lalu pasang charger-nya bagaimana," jelas Yoga.

Ini membuktikan bahwa hambatan utamanya bukan pada teknologi, melainkan pada kurangnya edukasi dan absennya stimulus harga.

Menunggu Keseriusan Negara

Uji coba PO Sumber Alam dan PO Efisiensi adalah bukti empiris bahwa teknologi kendaraan niaga listrik sudah matang untuk topografi Indonesia. Namun, tanpa insentif pemerintah, harga unit yang tinggi akan tetap menjadi tembok tebal bagi pengusaha.

Jika pemerintah benar-benar serius menekan emisi, subsidi seharusnya tidak hanya dinikmati oleh kelas menengah yang ingin membeli mobil listrik kedua atau ketiga, melainkan dialihkan ke sektor niaga yang berdampak langsung pada roda ekonomi dan kualitas udara rakyat banyak. Selama insentif masih "pilih kasih", langit biru Jakarta hanyalah mimpi disiangbolong.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bye-bye Bus Berasap!...
Bye-bye Bus Berasap! Pemerintah Gencar Dorong Transportasi Umum Full Listrik
Layak Dapat Insentif:...
Layak Dapat Insentif: Mobil Hybrid Bisa Hemat BBM hingga 50 Persen
Ramah Lingkungan, Kia...
Ramah Lingkungan, Kia Hadirkan 3 Model Terbaru di GIIAS 2024
Lengkap, Seluruh Model...
Lengkap, Seluruh Model Mobil Toyota Akan Punya Pilihan Hybrid
Sosialisasi Elektrifikasi,...
Sosialisasi Elektrifikasi, Honda Bikin Tur Mobil Listrik Keliling Kota Jakarta
Indonesia Jadi Pasar...
Indonesia Jadi Pasar Perdana Bus Listrik Hyundai di ASEAN
Hadapi Ketidakpastian...
Hadapi Ketidakpastian Geopolitik Gobal, DEN: Ketahanan Energi Perlu Diperkuat
70 Bus Listrik Baru...
70 Bus Listrik Baru Siap Melayani Warga Jakarta, Dorong Transportasi Rendah Emisi
Ratusan Pengunjung Antusias...
Ratusan Pengunjung Antusias 'Pelesiran' di IKN, Gunakan Bus Listrik
Rekomendasi
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Semringah di Pembukaan,...
Semringah di Pembukaan, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,25% ke 6.099
Berita Terkini
Kawin Silang JLR dan...
Kawin Silang JLR dan Chery: Freelander 8 Lahir, Eropa Ketar-ketir!
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Didukung TGRI, Eric...
Didukung TGRI, Eric Saputra Juara OMR Agya Mandalika
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved