China Resmi Kudeta Jepang sebagai Raja Otomotif Dunia 2025

Rabu, 31 Desember 2025 - 08:47 WIB
loading...
A A A
Kecepatan pergeseran ini sangat mencolok dan mengejutkan banyak analis. Hanya tiga tahun yang lalu, produsen mobil Jepang masih unggul dengan selisih yang lebar, yakni sekitar delapan juta kendaraan di atas China.

Namun, dalam waktu singkat, kesenjangan itu telah lenyap tak berbekas, tergerus oleh ekspansi agresif China dan tekanan yang semakin besar di pasar domestiknya sendiri.

Elektrifikasi Sebagai Mesin Pendorong

Momentum kebangkitan China ini tidak lepas dari strategi elektrifikasi yang masif. Kendaraan listrik (EV) dan plug-in hybrid (PHEV) kini menyumbang sekitar 70 persen dari total penjualan produsen mobil di China.

Dukungan kebijakan pemerintah yang kuat membuat hampir enam dari setiap sepuluh mobil penumpang yang terjual adalah kendaraan energi baru (NEV).

Namun, dominasi ini membawa efek samping yang serius: kelebihan pasokan (oversupply). Tanda-tanda kejenuhan pasar mulai terlihat jelas, memaksa pemain utama seperti BYD memangkas harga secara agresif demi tetap kompetitif.
Persaingan paling sengit dan berdarah terjadi di segmen harga 100.000 Yuan hingga 150.000 Yuan (Rp220 juta hingga Rp 330 juta).

Segmen ini mencakup hampir seperempat dari penjualan kendaraan penumpang energi baru, di mana margin keuntungan semakin menipis akibat perang harga.

Ekspor Sebagai Katup Penyelamat

Sebagai solusi atas pasar domestik yang jenuh, ekspor menjadi katup pelepasan tekanan yang vital. Produsen mobil China semakin gencar mengirimkan surplus kendaraan mereka ke luar negeri, sebuah tren yang oleh beberapa pasar internasional dikritik sebagai "ekspor deflasi" karena menekan harga pasar lokal.

Kawasan ASEAN telah muncul sebagai destinasi utama gelombang ekspor ini. Penjualan mobil China di wilayah Asia Tenggara melonjak 49 persen menjadi sekitar 500.000 unit, secara langsung menantang dominasi merek Jepang yang telah mengakar puluhan tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Israel Tarik 700 Kendaraan...
Israel Tarik 700 Kendaraan China dari Militer Terkait Risiko Spionase
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Fenomena Otomotif Sepanjang 2025
10 Perusahaan Mobil...
10 Perusahaan Mobil Terbesar di Dunia, Pendapatannya Tembus Rp5.179 Triliun
Rekomendasi
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Berita Terkini
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Infografis
8 Kepolisian Terbaik...
8 Kepolisian Terbaik di Dunia 2025, Apakah Polri Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved