China Ngebut, Jepang Bertahan, Eropa Ragu: Nasib Mobil Hidrogen Terpecah

Selasa, 14 April 2026 - 18:43 WIB
loading...
A A A
China justru mempercepat pengembangan hidrogen sebagai bagian dari strategi energi jangka panjang. Pemerintah menargetkan 100.000 kendaraan hidrogen beroperasi pada 2030, naik dari sekitar 40.000 unit pada akhir 2025.

Infrastruktur juga diperkuat dengan 574 stasiun pengisian dan kapasitas harian lebih dari 360 ton.

Untuk mendorong ekosistem, pemerintah menyiapkan insentif hingga 1,6 miliar yuan atau sekitar Rp27,2 triliun per klaster kota dalam empat tahun.

Target lain adalah menekan harga hidrogen hingga di bawah 25 yuan per kilogram atau sekitar Rp425.000 per kg, bahkan 15 yuan atau sekitar Rp255.000 di wilayah tertentu.

Menurut Lin Boqiang, hidrogen adalah teknologi yang “tidak bisa diabaikan” dalam transisi energi, terutama untuk menjaga ketahanan energi jangka panjang.

Sementara itu, Jepang tetap konsisten, meski dalam skala terbatas. Penjualan mobil hidrogen memang kecil—dari 202 unit pada 2023 menjadi 440 unit pada 2024—tetapi dukungan pemerintah tetap kuat. Jepang bahkan mengalokasikan 46 miliar yen untuk subsidi truk dan bus hidrogen, serta menargetkan 1.000 stasiun pengisian pada 2030.

Di Korea Selatan, pertumbuhan lebih banyak ditopang model seperti Hyundai Nexo yang menjadi tulang punggung pasar domestik.

Berbeda dengan Asia, Eropa mulai mengoreksi arah. Produsen seperti Mercedes-Benz meminta Uni Eropa tidak hanya fokus pada mobil listrik baterai,
tetapi juga membuka ruang untuk hidrogen, hybrid, dan bahan bakar sintetis.

Di Amerika Serikat, strategi lebih pragmatis. Pemerintah tidak memprioritaskan mobil hidrogen untuk konsumen, tetapi fokus pada sektor berat seperti truk jarak jauh, bus, dan industri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Toyota Mulai Uji Coba...
Toyota Mulai Uji Coba Mobil Hidrogen di Sirkuit Le Mans
Toyota Patenkan Skuter...
Toyota Patenkan Skuter Hidrogen dengan Konsep Tangki Bisa Diganti
JCB Hydromax, Mesin...
JCB Hydromax, Mesin Hidrogen 1.600 HP Siap Pecahkan Rekor Dunia
Suzuki Swift dengan...
Suzuki Swift dengan Mesin Hidrogen Tanpa Emisi Diluncurkan
BMW Siap Hadirkan iX5...
BMW Siap Hadirkan iX5 Bertenaga Hidrogen dalam Waktu Dekat
H2Uppp Menangkap Semangat...
H2Uppp Menangkap Semangat Tinggi Wujudkan Energi Hijau Hidrogen
Gelar Hydrogen Car Free...
Gelar Hydrogen Car Free Day, IFHE Bersama PLN, dan PT HDI Tampilkan Mobil dan Kompor Hidrogen
Indonesia Bangun Green...
Indonesia Bangun Green Hydrogen Berbasis Panas Bumi Pertama di Dunia
Rekomendasi
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Berita Terkini
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 JakartaBandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved