Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI

Kamis, 04 Juni 2026 - 06:49 WIB
loading...
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia, Foto/ Daily
A A A
LONDON - Militer Rusia sedang menguji pola kamuflase Dazzle pada truk militer untuk mengganggu algoritma identifikasi target otomatis pada drone.

Militer Rusia sedang mengadaptasi dan menerapkan pola kamuflase Dazzle pada truk-trukmiliternyauntuk melawan ancaman dari pesawat tanpa awak (UAV).

Menurut situs berita militer The War Zone (TWZ), gambar-gambar kendaraan dengan skema warna yang tidak biasa ini baru-baru ini mulai muncul di platform media sosial.

Kendaraan yang diketahui menggunakan teknik ini termasuk truk tugas berat populer seperti Ural dan KamAZ. Setidaknya dua varian kamuflase telah diidentifikasi: satu menggunakan garis-garis lebar seperti zebra yang sangat kontras, dan yang lainnya menampilkan pola organik yang rumit dengan elemen berputar menyerupai daun.

Yang menarik, cat tersebut menutupi hampir seluruh permukaan eksterior kendaraan, termasuk komponen detail seperti roda dan ban.

Pola baru ini mengingatkan kita pada teknik kamuflase Dazzle yang terkenal yang digunakan Angkatan Laut Kerajaan Inggris pada armada mereka selama Perang Dunia I.

Dikembangkan oleh seniman angkatan laut Norman Wilkinson pada tahun 1917, metode ini awalnya bertujuan untuk meminimalkan efektivitas serangan dari kapal selam Jerman dengan menciptakan kebingungan visual melalui blok geometris hitam dan putih.

Berbeda dengan metode kamuflase tradisional yang membantu kendaraan menyatu dengan lingkungannya, tujuan utama kamuflase Dazzle adalah untuk mempersulit pengamat menentukan jenis, kecepatan, dan arah target.

Dalam konteks peperangan modern, prinsip ini diterapkan untuk melawan teknologi digital, bukan mata manusia.

Tujuan Rusia saat ini adalah untuk mengganggu pengoperasian kamera dan algoritma kecerdasan buatan pada drone kamikaze. Karena sistem senjata Ukraina semakin mengintegrasikan AI untuk identifikasi dan pelacakan target otomatis, blok warna yang sangat kontras dapat mengganggu data masukan, mencegah sistem komputer menentukan struktur fisik truk secara akurat.

Meskipun teknik ini mungkin untuk sementara mengurangi efektivitas sistem identifikasi otomatis, teknik ini masih memiliki beberapa kekurangan.

Para ahli militer menyarankan bahwa sistem panduan otomatis dapat dilatih (pembelajaran mesin) untuk secara akurat mengenali pola-pola khas ini, sehingga mengubah kamuflase itu sendiri menjadi fitur identifikasi target yang lebih jelas di medan perang.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Penjualan Kendaraan...
Penjualan Kendaraan Listrik di 37 Negara Efek Melonjaknya Harga BBM
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Perang Berkecamuk, Mercedes-Benz...
Perang Berkecamuk, Mercedes-Benz Siap Masuk ke Industri Pertahanan
Rolls-Royce Gunakan...
Rolls-Royce Gunakan BBM dari Limbah Plastik Bisa Berjalan Normal
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Rekomendasi
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Berita Terkini
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Didukung TGRI, Eric...
Didukung TGRI, Eric Saputra Juara OMR Agya Mandalika
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved