Investasi Fintech P2P Lending Moncer saat Wabah Virus Corona
Selasa, 22 September 2020 - 18:52 WIB
loading...
A
A
A
Investasi saham dan reksadana juga dianggap tetap menjadi primadona di tengah pandemi, khususnya saham emiten yang dinilai tak terdampak atau malah makim moncer selama pandemi. Misalnya, emiten teknologi, farmasi, dan pangan. Kekurangannya, return yang didapat investor tergantung kinerja perusahaan, bila rugi, pemilik saham tidak dapat deviden.
Adapun P2P Lending (fintech peer to peer lending/P2P), lanjut Firdaus, menjadi instrumen investasi yang patut dipertimbangkan. Sebab dapat membantu menggerakan perekonomian masyarakat karena umumnya menyasar sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
"Tapi yang pasti, semakin tinggi return yang dijanjikan, maka semakin tinggi pula risiko tidak balik modal," pungkas Firdaus. (Baca juga: Keren dan Tangguh, Begini Tebakan Wujud Penyegaran Mitsubishi Eclipse Cross )
Adapun P2P Lending (fintech peer to peer lending/P2P), lanjut Firdaus, menjadi instrumen investasi yang patut dipertimbangkan. Sebab dapat membantu menggerakan perekonomian masyarakat karena umumnya menyasar sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
"Tapi yang pasti, semakin tinggi return yang dijanjikan, maka semakin tinggi pula risiko tidak balik modal," pungkas Firdaus. (Baca juga: Keren dan Tangguh, Begini Tebakan Wujud Penyegaran Mitsubishi Eclipse Cross )
(iqb)
Lihat Juga :