Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Kamis, 23 Juli 2026 - 17:21 WIB
loading...
Meta. FOTO/ The Verge
A
A
A
MENLO PARK - Raksasa teknologi Meta dilaporkan sedang mengembangkan aplikasi baru bernama Arena untuk memasuki sektor pasar prediksi.
Menurut Amanz, mengutip laporan dari The New York Times, aplikasi yang dikembangkan oleh tim kecil di dalam Meta ini memiliki fitur yang hampir identik dengan platform yang sudah ada seperti Polymarket dan Kalshi.
Namun, Arena menggunakan pendekatan yang berbeda karena pengguna tidak bertaruh menggunakan uang tunai, melainkan melalui sistem poin token yang menyerupai mekanisme permainan video.
Namun, peluncuran publiknya belum diputuskan. Para analis tidak mengesampingkan kemungkinan fitur taruhan uang sungguhan akan diperkenalkan di masa mendatang jika aplikasi ini populer dan berhasil menembus pasar.
Langkah ini dilaporkan sebagai upaya CEO Meta, Mark Zuckerberg, untuk memperluas kehadiran perusahaan di industri bernilai miliaran dolar ini.
Hal ini juga mencerminkan strategi Meta untuk memperluas produk di luar media sosial, karena perusahaan tersebut mengeksplorasi area baru seperti kecerdasan buatan dan perangkat digital.
Namun, perkembangan pasar prediksi baru-baru ini juga menuai kritik dari berbagai pihak yang menggambarkannya menyerupai aktivitas perjudian.
Selain itu, terdapat kekhawatiran tentang risiko penyalahgunaan informasi rahasia untuk tujuan mencari keuntungan di platform tersebut
Menurut Amanz, mengutip laporan dari The New York Times, aplikasi yang dikembangkan oleh tim kecil di dalam Meta ini memiliki fitur yang hampir identik dengan platform yang sudah ada seperti Polymarket dan Kalshi.
Namun, Arena menggunakan pendekatan yang berbeda karena pengguna tidak bertaruh menggunakan uang tunai, melainkan melalui sistem poin token yang menyerupai mekanisme permainan video.
Namun, peluncuran publiknya belum diputuskan. Para analis tidak mengesampingkan kemungkinan fitur taruhan uang sungguhan akan diperkenalkan di masa mendatang jika aplikasi ini populer dan berhasil menembus pasar.
Langkah ini dilaporkan sebagai upaya CEO Meta, Mark Zuckerberg, untuk memperluas kehadiran perusahaan di industri bernilai miliaran dolar ini.
Hal ini juga mencerminkan strategi Meta untuk memperluas produk di luar media sosial, karena perusahaan tersebut mengeksplorasi area baru seperti kecerdasan buatan dan perangkat digital.
Namun, perkembangan pasar prediksi baru-baru ini juga menuai kritik dari berbagai pihak yang menggambarkannya menyerupai aktivitas perjudian.
Selain itu, terdapat kekhawatiran tentang risiko penyalahgunaan informasi rahasia untuk tujuan mencari keuntungan di platform tersebut
(wbs)
Lihat Juga :