Kemenristek/BRIN Dorong Kepala Daerah Supaya Lebih Inovatif
Rabu, 14 Oktober 2020 - 00:52 WIB
loading...
A
A
A
“Tahap pertama para peserta akan melengkapi 97 indikator (kuisioner) dengan pertanyaan yang sifatnya tertutup dan searah dengan skala pilihan jawaban 1-5. Lalu 6 daerah dari masing masing katagori dengan penilaian IDSD tertinggi akan dipanggil untuk dilanjutkan ke tahap kedua. Katagori pada tahun ini terbagi 3 yaitu Provinsi, Kota dan Kabupaten,” tuturnya lagi.
Pada tahap kedua adalah presentasi kepada juri. Juri pada tahap kedua terdiri dari pakar kebijakan publik, pakar inovasi, praktisi inovasi baik dari institusi pemerintah, dunia usaha/industri, perguruan tinggi/Lembaga litbang maupun Praktisi lainnya.
Tahap kedua memiliki lima indikator penilaian. Pertama, inovasi pemerintah daerah dalam mendorong tumbuh-kembangnya inovasi di daerah. Kedua, kolaborasi antara akademisi, business, government, communities. Ketiga, produk yang dihasilkan memberikan nilai tambah, produktivitas dan meningkatkan daya saing daerah.
"Keempat, ketersediaan infrastruktur digital untuk pengembangan inovasi daerah. Terakhir atau kelima, inovasi untuk pencegahan, penanggulangan serta pemulihan ekonomi masyarakat di masa pandemik COVID-19,” pungkasnya. (Baca juga: Misteri Kinerja Kirin 9000 Terungkap di Geekbench, Libas Snapdragon 865 )
Pada tahap kedua adalah presentasi kepada juri. Juri pada tahap kedua terdiri dari pakar kebijakan publik, pakar inovasi, praktisi inovasi baik dari institusi pemerintah, dunia usaha/industri, perguruan tinggi/Lembaga litbang maupun Praktisi lainnya.
Tahap kedua memiliki lima indikator penilaian. Pertama, inovasi pemerintah daerah dalam mendorong tumbuh-kembangnya inovasi di daerah. Kedua, kolaborasi antara akademisi, business, government, communities. Ketiga, produk yang dihasilkan memberikan nilai tambah, produktivitas dan meningkatkan daya saing daerah.
"Keempat, ketersediaan infrastruktur digital untuk pengembangan inovasi daerah. Terakhir atau kelima, inovasi untuk pencegahan, penanggulangan serta pemulihan ekonomi masyarakat di masa pandemik COVID-19,” pungkasnya. (Baca juga: Misteri Kinerja Kirin 9000 Terungkap di Geekbench, Libas Snapdragon 865 )
(iqb)
Lihat Juga :