Sambut Era Mobil Listrik, Osamu Suzuki Tinggalkan Suzuki?

Minggu, 28 Februari 2021 - 22:04 WIB
loading...
Sambut Era Mobil Listrik,...
Osamu Suzuki dikabarkan akan tinggalkan Suzuki. FOTO/ IST
A A A
TOKYO - Bos besar Suzuki Motor Corp yang berusia Osamu Suzuki berencana akan meninggalkan Suzuki Juni 2021.

Posisi tersebut akan diberikan kepada putranya, Toshihiro Suzuki yang merupakan Presiden dan CEO dari perusahaan manufaktur kendaraan.

Suzuki mengatakan dia mengundurkan diri untuk memberi jalan bagi untuk program transisi kendaraan listrik dan tantangan dari perusahaan baru di industri otomotif seperti menghadapi Apple dan Tesla.

Osamu Suzuki mengatakan akan berperan sebagai penasihat di perusahaan tersebut.

"Saya tidak akan lari atau tinggal diam," kata Suzuki seperti dilansir Carscoops.

Ia menambahkan, akan selalu aktif di perusahaan yang didirikan oleh kakeknya hingga istrinya tersebut.

Saham Suzuki Motor sempat naik hingga 5,5% setelah berita perubahan manajemen tersebut, sebelum akhirnya ditutup naik 2,7%. Setelah penutupan pasar, Suzuki juga mengumumkan target keuangan baru yang bertujuan mendorong penjualan hingga 3,4 juta mobil per tahun hingga Maret 2020. Suzuki juga menargetkan rekor pendapatan 3,7 triliun yen pada tahun yang sama, dibandingkan proyeksi 3,1 triliun yen pada tahun ini.

Osamu Suzuki yang nama aslinya Osamu Matsuda itu bergabung di perusahaan pada 1958 setelah menikahi salah satu anak pemilik perusahaan. Perusahaan itu didirikan oleh kakek istrinya. Selama hampir empat dekade memimpin, Suzuki mengubah perusahaan itu menjadi salah satu produsen automotif terbesar di dunia, termasuk memasuki pasar India pada awal 1980-an.

Suzuki melalui anak usaha lokal Maruti Suzuki India Ltd, menjadi produsen automotif dengan penjualan terbesar di India dan memiliki kapitalisasi pasar 2,24 triliun yen, hampir setara dengan Fiat Chrysler Automobiles.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Suzuki Jimny Rhino 4x4...
Suzuki Jimny Rhino 4x4 Siap Diluncurkan Akhir Tahun Ini
Nissan Yakin Kembali...
Nissan Yakin Kembali Meraih Keuntungan Setelah Hampir Dua Tahun Terus Merugi
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
IIMS Jakarta 2026 Selesai...
IIMS Jakarta 2026 Selesai Digelar, Hadirkan Solusi Finansial Holistik bagi Industri Otomotif
Rekomendasi
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Berita Terkini
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved