Honda: Jazz Tidak Disuntik Mati, Cuma Bius Total

Sabtu, 06 Maret 2021 - 15:05 WIB
loading...
Honda: Jazz Tidak Disuntik Mati, Cuma Bius Total
Honda Jazz dihentikan produksinya setelah 17 tahun menemani pecinta hatchback di Indonesia. Foto: Sindonews/astra bonardo
A A A
JAKARTA - Langkah Honda untuk menghentikan produksi Honda Jazz di Indonesia mendapat beragam reaksi dari konsumen. Ada yang menyayangkan hal tersebut, ada juga yang menyambut baik kehadiran Honda City Hatchback RS yang diposisikan sebagai pengganti Honda Jazz.

Keputusan berat untuk menghentikan produksi Honda Jazz sejak Februari 2021 silam harus di ambil. Sebab, Jazz generasi keempat dianggap tidak cocok untuk pasar Indonesia.

BACA JUGA: 8 Pertanyaan Tentang Honda City Hatchback RS, Calon Raja Baru Hatchback!

Secara desain, Honda Jazz generasi keempat jauh dengan ciri khas Honda Jazz selama ini yang kekar, penuh garis tegas, serta sporty. Salah satunya dengan grill yang ramping, kap mesin menonjol hingga ke bagian depan, yang membentuk ”hidung” dengan logo Honda di tengah.

Tampangnya bisa disebut Kawaii dalam bahasa Jepang yang artinya imut-imut.

Karena itu, Honda akhirnya memutuskan untuk mengganti posisi Jazz dengan Honda City Hatchback RS.

Honda: Jazz Tidak Disuntik Mati, Cuma Bius Total

Meski demikian, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy menyebut bahwa pihaknya tidak pernah menyebut bahwa Honda Jazz ”disuntik mati” alias benar-benar dihilangkan dari pasar Indonesia seperti Honda Freed.

”Istilah Honda Jazz disuntik mati atau dibunuh itu berlebihan,” ujar Billy. Menurutnya, Honda sangat terbuka untuk mendatangkan kembali Honda Jazz ke Indonesia jika memang masyarakat Indonesia menginginkan. ”Jika nanti Honda Jazz generasi kelima kembali cocok untuk pasar Indonesia, kami terbuka untuk membawa mobil itu ke Indonesia lagi,” ia menambahkan.

Saat ini, hanya ada 300 unit terakhir Honda Jazz yang tersisa di Indonesia. Dan itu pun menjadi rebutan. Menurut Billy, Honda Jazz dengan nomor rangka terakhir yang diproduksi di pabrik Honda Jazz di Indonesia jadi rebutan.

”Banyak sekali dealer yang meminta. Akhirnya jatuh ke tangan dealer di Medan. Jazz dengan Vehicle Identification Number (VIN) terakhir itu katanya akan di pajang di dealer,” beber Billy.

BACA JUGA: Selamat Tinggal dan Terima Kasih, Honda Jazz!

Billy mengatakan bahwa ia lebih suka saat ini Honda Jazz sedang “dibius total”. Jadi sewaktu-waktu bisa hidup kembali. ”Jadi tidak disuntik mati, ya,” beber Billy.

Selama 2020, Honda Jazz terjual sebesar 6.533 unit. Bahkan masih di atas Honda BR-V ataupun Honda CR-V. Karena itu, bisa dibilang Honda Jazz memiliki akhir yang manis di Indonesia. Sebab, walau penjualannya tidak sebaik 4-5 tahun lalu, namun posisi Jazz tetap menjadi pemimpin segmen hatchback di Indonesia.
(dan)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1951 seconds (11.97#12.26)