Kisah Jatuh Bangun Modifikator Lamborghini Gunung Kidul yang Viral
Selasa, 09 Maret 2021 - 16:01 WIB
loading...
Suharyanto memulai bisnis modifikasi dengan perjuangan keras hingga akhirnya viral beberapa minggu ini. Foto/SINDONews.com-Wahyu Sibarani
A
A
A
GUNUNG KIDUL - Nama Suharyanto, pemilik bengkel modifikasi High Class Auto, yang ada di Playen, Gunung Kidul tiba-tiba viral belakangan ini. Pria kelahiran Gunung Kidul 1 Desember 1976 itu mendadak tenar di dunia maya setelah mobil modifikasi Lamborghini Aventador buatannya jadi pemberitaan banyak media.
Baca juga : Dua Mobil Aston Martin Resmi Jadi Mobil Dinas Formula 1 Musim 2021
Ditemui SINDONews di bengkelnya, Suharyanto mengaku tidak menyangka kalau mobil dan bengkelnya tiba-tiba dibicarakan banyak orang. Padahal sejak tahun 2000 dia sudah fokus di dunia modifikasi mobil. "Sejak 2000 saya sudah ngebengkel modifikasi di Yogyakarta. Waktu itu di bengkel modifikasi tertua. Setiap tahun saya selalu ikut lomba modifikasi," ucap Suharyanto.
![Kisah Jatuh Bangun Modifikator Lamborghini Gunung Kidul yang Viral]()
Dari berbagai ajang modifikasi itu, mobil modifikasi Suharyanto banyak mendapatkan penghargaan. Namun semuanya berubah ketika pria kelahiran Gunung Kidul itu memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Playen, Gunung Kidul. Saat itu dia ingin membuka usaha sendiri. Mandiri melalui tangannya sendiri.
Baca juga : Dua Mobil Aston Martin Resmi Jadi Mobil Dinas Formula 1 Musim 2021
Ditemui SINDONews di bengkelnya, Suharyanto mengaku tidak menyangka kalau mobil dan bengkelnya tiba-tiba dibicarakan banyak orang. Padahal sejak tahun 2000 dia sudah fokus di dunia modifikasi mobil. "Sejak 2000 saya sudah ngebengkel modifikasi di Yogyakarta. Waktu itu di bengkel modifikasi tertua. Setiap tahun saya selalu ikut lomba modifikasi," ucap Suharyanto.
.jpg)
Dari berbagai ajang modifikasi itu, mobil modifikasi Suharyanto banyak mendapatkan penghargaan. Namun semuanya berubah ketika pria kelahiran Gunung Kidul itu memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Playen, Gunung Kidul. Saat itu dia ingin membuka usaha sendiri. Mandiri melalui tangannya sendiri.
Lihat Juga :