Perakit iPhone, Foxconn Ajak Mobnas Vietnam Bikin Mobil Listrik
Sabtu, 20 Maret 2021 - 14:01 WIB
loading...
Foxconn bersiap membuat mobil listrik dengan menghadirkan platform terbuka bernama MIH yang bisa digunakan oleh produsen mobil apa pun dalam membuat mobil listrik. Foto/IST
A
A
A
VIETNAM - Perusahaan perakit ponsel pintar iPhone, Foxconn disebutkan telah mengajak produsen mobil nasional (mobnas) buatan Vietnam, VinFast bekerja sama membuat mobil listrik. Disebutkan Carsifu, Foxcoon telah mengirimkan proposal kepada VinFast untuk membuat mobil listrik.
Proposal itu diakui oleh VinFast. Mereka mengatakan saat ini komunikasi antara VinFast dan Foxconn masih terlalu awal untuk membahas produksi mobil listrik. Pasalnya VinFast melihat potensi kerja sama dengan Foxconn bukan pada produksi mobil listrik tapi pengembagan baterai dan parts yang dibutuhkan mobil listrik.
Baca juga : Pemerintah China Larang Militer dan Pegawai Negeri Kendarai Tesla
Sementara Foxconn dalam proposalnya justru menginginkan agar mereka bisa memanfaatkan infrastruktur pabrik mobil VinFast yang ada di Vietnam dan juga Amerika. Mereka berharap jalur produksi yang dimiliki VinFast bisa mereka gunakan untuk membuat mobil listrik. Imbalannya, segala teknologi yang dimiliki Vinfast bisa dimanfaatkan oleh perusahaan mobil nasional Vietnam itu untuk mengembangkan mobil listrik Vietnam.
"Vingroup telah menerima proposal dari Foxconn namun belum ada keputusan final. Kerja sama, jika memang terjadi, akan fokus pada pengembangan teknologi baterai dan parts yang dibutuhkan mobil listrik. Belum ada keputusan untuk sama-sama memproduksi mobil listrik," ujar sumber VinFast yang dikutip Carsifu.
Proposal itu diakui oleh VinFast. Mereka mengatakan saat ini komunikasi antara VinFast dan Foxconn masih terlalu awal untuk membahas produksi mobil listrik. Pasalnya VinFast melihat potensi kerja sama dengan Foxconn bukan pada produksi mobil listrik tapi pengembagan baterai dan parts yang dibutuhkan mobil listrik.
Baca juga : Pemerintah China Larang Militer dan Pegawai Negeri Kendarai Tesla
Sementara Foxconn dalam proposalnya justru menginginkan agar mereka bisa memanfaatkan infrastruktur pabrik mobil VinFast yang ada di Vietnam dan juga Amerika. Mereka berharap jalur produksi yang dimiliki VinFast bisa mereka gunakan untuk membuat mobil listrik. Imbalannya, segala teknologi yang dimiliki Vinfast bisa dimanfaatkan oleh perusahaan mobil nasional Vietnam itu untuk mengembangkan mobil listrik Vietnam.
"Vingroup telah menerima proposal dari Foxconn namun belum ada keputusan final. Kerja sama, jika memang terjadi, akan fokus pada pengembangan teknologi baterai dan parts yang dibutuhkan mobil listrik. Belum ada keputusan untuk sama-sama memproduksi mobil listrik," ujar sumber VinFast yang dikutip Carsifu.
Lihat Juga :