Mobil Listrik Buatan Jepang Ini Bisa Berenang dan Berani Terabas Banjir

Selasa, 30 Maret 2021 - 14:58 WIB
loading...
Mobil Listrik Buatan Jepang Ini Bisa Berenang dan Berani Terabas Banjir
Mobil listfrik Fomm One dirakit di Thailand dan akan dijual di Jepang dengan harga Rp356,9 juta. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Fomm One, mobil listrik buatan start up Jepang Fomm, punya kemampuan yang menakjubkan. Mobil listrik itu tidak hanya ramah lingkungan tapi juga mampu berenang. Kemampuan amfibi itu membuat Fomm percaya diri Fomm One mampu menerabas banjir dengan tingkat kedalaman yang cukup mengkhawatirkan.

Baca juga : Humble One, SUV Listrik dengan Panel Surya Pertama di Dunia

Disebutkan Top Gear Phillipines, kemampuan berenang Fomm One disebabkan oleh bobot Fomm One yang sangat ringan serta kemampuan ban depan mobil yang bisa berfungsi sebagai baling-baling. Ban depan mobil listrik itu mampu jadi pengatur arah mobil di dalam air serta mengirimkan air ke bagian belakang agar bisa melaju.



Dari segi dimensi Fomm One juga tergolong mikro car. Setidaknya mobil ini mirip dengan mobil listrik mikro buatan Toyota yakni Toyota BEV dan Renault Twizzy. Bedanya Fomm One masih bisa mengangkut empat orang sementara Toyota BEV dan Renault Twizzy hanya bisa membawa dua orang sekaligus. Diketahui dimensi Fomm One P x L x T adalah 2.585 mm x 1.295 mm x 1.560 mm.

Baca juga : Gantikan BMW i8, MINI Electric Pacesetter Jadi Safety Car Formula E




Dalam keadaan baterai terisi penuh Fomm One mampu mencapai jarak 166 kilometer. Kecepatan tertinggi yang bisa dicapai Fomm One adalah 166 kilometer per jam. Cukup kencang untuk sebuah mobil berukuran kecil.

Nah yang menarik Fomm justru lebih banyak menjual Fomm One di Thailand. Pasalnya mereka merakit mobil listrik mikro itu di negeri gajah putih. Baru Mei nanti mereka akan membawa Fomm One pulang kampung ke Jepang.

Rencananya di Jepang Fomm One akan dijual di harga 2,750 juta Yen atau setara Rp356,9 juta. Fomm menargetkan menjual sebanyak 350 unit Fomm One di negeri matahari terbit.
(wsb)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3631 seconds (11.210#12.26)