Mobil BMW yang Paling Sering Kena Hujat Dibikin Jadi Mobil Balap
Jum'at, 04 Juni 2021 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Berbeda dengan BMW M6 GT3 yang menggunakan mesin V8 dengan kapasitas silinder 4,4 liter, BMW M4 GT3 justru menggunakan mesin standar yang ada di BMW M4 yakni mesin 3,0 liter straight-six. Bedanya mesin itu diberikan sentuhan khusus dengan kode baru P58. Berkat sentuhan itu mesin bisa menggelontorkan tenaga 590 daya kuda sangat jauh dibandingkan BMW M4 versi jalanan yang hanya punya tenaga 374 daya kuda.
Baca juga : Rekor, Produksi Ford Mustang Listrik Kalahkan Ford Mustang Bensin
![Mobil BMW yang Paling Sering Kena Hujat Dibikin Jadi Mobil Balap]()
BMW M4 GT3 dijadwalkan untuk memulai debutnya pada 26 Juni di putaran keempat Nürburgring Endurance Series (NLS), dan akan mulai balapan pada tahun 2022 di seri GT3 lainnya.
Bagi tim balap yang tertarik, BMW membabnderol mobil ini di harga USD530.000 atau setara Rp7,4 miliar. Harga akan membengkak tergantung lokasi yang dituju. Tim balap yang tertarik juga dapat memesan paket Kompetisi, yang menggabungkan lampu depan tambahan, nomor pintu dengan lampu latar, sistem pemantauan tekanan ban dengan delapan sensor, sistem pengukuran perjalanan pegas dan pedal rem, sistem radar kamera pandangan belakang Bosch, satu set pelek tambahan, dan hari pelatihan simulator, seharga USD55.000 atau mencapai Rp777,04 juta.
Baca juga : Rekor, Produksi Ford Mustang Listrik Kalahkan Ford Mustang Bensin

BMW M4 GT3 dijadwalkan untuk memulai debutnya pada 26 Juni di putaran keempat Nürburgring Endurance Series (NLS), dan akan mulai balapan pada tahun 2022 di seri GT3 lainnya.
Bagi tim balap yang tertarik, BMW membabnderol mobil ini di harga USD530.000 atau setara Rp7,4 miliar. Harga akan membengkak tergantung lokasi yang dituju. Tim balap yang tertarik juga dapat memesan paket Kompetisi, yang menggabungkan lampu depan tambahan, nomor pintu dengan lampu latar, sistem pemantauan tekanan ban dengan delapan sensor, sistem pengukuran perjalanan pegas dan pedal rem, sistem radar kamera pandangan belakang Bosch, satu set pelek tambahan, dan hari pelatihan simulator, seharga USD55.000 atau mencapai Rp777,04 juta.
(wsb)
Lihat Juga :