Ada Cacat Produksi di Baut Pengereman, Belasan Mobil Mclaren Ditarik

Selasa, 10 Agustus 2021 - 11:03 WIB
loading...
Ada Cacat Produksi di...
Sebanyak 19 unit mobil Mclaren karena terdapat cacat produksi pada baut di sistem pengereman. Foto/dok
A A A
LONDON - Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika telah mengeluarkan penarikan kembali (Recall) sebanyak 19 unit mobil Mclaren karena terdapat cacat produksi pada baut di sistem pengereman.

Dilansir Carscoops, Selasa (10/8/2021), penarikan ini mencakup beberapa varian, seperti McLaren 570S (satu unit), 600LT (satu unit), GT (7 unit), dan tipe 720S (10 unit) yang diproduksi antara 8 Juli 2019 dan 15 Maret 2020. Pada kendaraan ini terjadi cacat produksi pada sistem pengereman berupa baut banjo yang diproduksi secara tidak benar oleh pemasok.

BACA: Tak Cocok di Eropa dan Asia, Mclaren Terkuat Cuma Dijual di Amerika

Baut banjo digunakan untuk memasang pipa rem antara selang flexi dan kaliper rem. Baut ini terdapat lubang yang dibor di dalamnya yang dirancang untuk memungkinkan cairan hidraulik mengalir dari saluran ke kaliper.

Beberapa mungkin tidak memiliki lubang di dalamnya yang berarti bahwa tidak ada daya pengereman ke sudut kendaraan itu. Kondisi ini bisa sangat berbahaya mengingat mobil Mclaren adalah supercar berperforma tinggi.

Mclaren meminta seluruh pemilik mobil tersebut untuk membawanya ke bengkel agar baut banjo itu diganti. Penggantian baut bajo ini dilakukan secara gratis oleh teknisi Mclaren.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Nissan Tarik Kembali...
Nissan Tarik Kembali 70.000 Mobilnya di China, Ini Masalahnya
Nissan Yakin Kembali...
Nissan Yakin Kembali Meraih Keuntungan Setelah Hampir Dua Tahun Terus Merugi
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
IIMS Jakarta 2026 Selesai...
IIMS Jakarta 2026 Selesai Digelar, Hadirkan Solusi Finansial Holistik bagi Industri Otomotif
Rekomendasi
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Berita Terkini
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 JakartaBandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved