Mencoba Fitur Honda Sensing di All New Honda BR-V di Perjalanan Luar Kota
Rabu, 09 Maret 2022 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Ketika LKAS dan RDM aktif, mobil akan memberikan getaran pada setir dan visual. Tujuan sistem itu adalah menjaga kendaraan tetap berada pada jalurnya. Sehingga saat mengantuk dan keluar jalur, kita akan mendapat peringatan atau bahkan koreksi di kemudi.
Terakhir, Auto-High Beam akan mengganti lampu besar dan lampu normal bergantung pada situasi jalan.
Penyesuaian
Yang SINDONews rasakan saat menggunakan Honda Sensing adalah ini: penyesuaian. Wajar jika ada pengguna yang kaget atau bingung menggunakan teknologi baru di mobil ini.
Sebagian pengguna mungkin ada yang tidak bisa menyalakan Cruise Control sampai hari ini. Adapun Honda Sensing memiliki teknologi yang lebih kompleks.
Maka, perlu penyesuaian untuk menggunakannya. Untuk tahu kekurangan dan kelebihan teknologi tersebut. Kemampuan maksimalnya, dan lainnya.
Perlu waktu untuk proses penguasaan teknologi baru ini. Juga, pendewasaan dalam penggunaan.
Misalnya, ACC akan otomatif mati ketika mobil dibawah 40 km/jam. Maka, pengguna harus selalu waspada. Jangan lengah atau malah lupa mengerem.
Atau, jangan juga ceroboh dengan melakukan hal-hal lain seperti pengemudi yang makan dan minum di mobil saat ACC aktif sambil lepas tangan dari roda kemudi.
![Mencoba Fitur Honda Sensing di All New Honda BR-V di Perjalanan Luar Kota]()
Harus diingat, meski seolah-olah “otonom”, tapi baru level 1-2. Teknologinya masih sangat perlu invervensi manusia.
Selain dari itu, sudah saatnya pengguna untuk menyambut teknologi canggih di dalam mobil ini.
Sudah saatnya mereka dimanjakan dengan beragam fitur keselamatan dan juga kenyamanan yang membuat kegiatan berkendara menjadi lebih mengasyikkan, seperti moto Honda: Fun to Drive.
Terakhir, Auto-High Beam akan mengganti lampu besar dan lampu normal bergantung pada situasi jalan.
Penyesuaian

Yang SINDONews rasakan saat menggunakan Honda Sensing adalah ini: penyesuaian. Wajar jika ada pengguna yang kaget atau bingung menggunakan teknologi baru di mobil ini.
Sebagian pengguna mungkin ada yang tidak bisa menyalakan Cruise Control sampai hari ini. Adapun Honda Sensing memiliki teknologi yang lebih kompleks.
Maka, perlu penyesuaian untuk menggunakannya. Untuk tahu kekurangan dan kelebihan teknologi tersebut. Kemampuan maksimalnya, dan lainnya.
Perlu waktu untuk proses penguasaan teknologi baru ini. Juga, pendewasaan dalam penggunaan.
Misalnya, ACC akan otomatif mati ketika mobil dibawah 40 km/jam. Maka, pengguna harus selalu waspada. Jangan lengah atau malah lupa mengerem.
Atau, jangan juga ceroboh dengan melakukan hal-hal lain seperti pengemudi yang makan dan minum di mobil saat ACC aktif sambil lepas tangan dari roda kemudi.

Harus diingat, meski seolah-olah “otonom”, tapi baru level 1-2. Teknologinya masih sangat perlu invervensi manusia.
Selain dari itu, sudah saatnya pengguna untuk menyambut teknologi canggih di dalam mobil ini.
Sudah saatnya mereka dimanjakan dengan beragam fitur keselamatan dan juga kenyamanan yang membuat kegiatan berkendara menjadi lebih mengasyikkan, seperti moto Honda: Fun to Drive.
(dan)
Lihat Juga :