Begini Cara Menyetel RPM Mobil Injeksi

Selasa, 14 Juni 2022 - 18:00 WIB
loading...
Begini Cara Menyetel...
Bagi pengendara tentunya harus memahami cara menyetel RPM mobil injeksi. Foto DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bagi pengendara tentunya harus memahami cara menyetel RPM mobil injeksi. Dengan begitu, Anda tidak perlu panik ketika mengalami gangguan perjalanan akibat kondisi RPM tidak stabil.

Biasanya untuk mendapat ukuran RPM yang pas, idealnya RPM mobil injeksi berada di angka 750 hingga 850. Namun, angka tersebut tidak berlaku untuk semua merk mobil injeksi. Baca juga : Kenali 4 Penyebab Motor Brebet di RPM Renda h!

Idle yang stabil adalah kunci lancarnya mobil matic dalam perjalanan. Idle sendiri merupakan sensor dalam mobil injeksi yang berfungsi untuk menunjukkan kestabilan kondisi mobil.

Saat idle dalam kondisi tidak stabil maka ada masalah dalam mobil injeksi. Biasanya ketidakstabilan ini terlihat ketika mobil berjalan tersendat sendat. Terdapat dua kondisi dimana komponen ini sedang tidak stabil, yaitu idle yang turun atau meningkat secara drastis.
Baca juga : Cara Menghidupkan Motor Injeksi Kehabisan Bensin

Jika kondisi ini terjadi, jangan sampai dibiarkan karena dapat mengganggu perjalanan. Sebaiknya setel RPM mobil injeksi agar mobil kembali nyaman untuk dikendarai.

Berikut cara menyetel rpm mobil injeksi seperti dilansir Auto2000 :

1. Putar ISAS Screw ke Kiri

Cara ini dilakukan ketika langsam atau idle mesin injeksi tidak stabil dan menurun drastis. Memutar komponen Idle Speed Adjusting Screw (ISAS) ke kiri berguna untuk menaikkan RPM mesin injeksi agar tetap stabil.

Putar secukupnya dan jangan berlebihan, karena RPM idling justru menjadi tidak stabil apabila hanya langsung diputar tanpa mengetahui batasannya.

Posisi komponen ISAS yang berubah ini merupakan salah satu yang bisa menyebabkan idle mobil bisa naik turun dengan tidak stabil.

2. Putar ISAS Screw ke Kanan

Sekarang sebaliknya, memutar ISAS ke arah kanan ini dilakukan apabila idle mesin naik drastis. Memutar ISAS ke arah kanan ini bertujuan untuk menurunkan idling mesin sehingga kembali stabil. Hindari memutar terlalu kencang karena bisa membuat RPM turun dengan tidak stabil.

Jangan biarkan RPM idle mesin selalu naik, karena pengalaman berkendara akan terganggu dengan suara raungan mesin. Parahnya lagi, mesin bisa overheat dan berujung pada kerusakan.

Jangan sampai terbalik dalam memutar komponen ini, memutar ISAS ke kiri berguna untuk menaikkan idling mesin, sedangkan memutar ke arah kanan bertujuan untuk menurunkannya.

3. Setel RPM Idling Mesin Seperlunya

Apabila langsam mesin injeksi malah naik turun dengan tidak stabil, Solusi terakhir untuk ini adalah menyetel RPM mobil injeksi dari angka normal, yaitu 750 hingga 850 RPM.

Dengan angka RPM tersebut, kita nyalakan lampu dan AC mobil sehingga ada beban dalam mobil untuk dites kestabilannya. Kalau mesin mobilnya tiba-tiba mati, putarlah ISAS ke kiri agar RPM naik hingga seperempat putaran. Putar terus, tapi jangan terlalu kencang, sehingga lampu dan AC mobil kembali menyala.

Itulah cara menyetel RPM mobil matic yang bisa dilakukan supaya memberikan kenyamanan berkendara.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mudik Nyaman dan Aman?...
Mudik Nyaman dan Aman? Ini Dia Perlengkapan Tempur Wajib Bawa di Mobil Pribadi!
Ladies Merapat! Ini...
Ladies Merapat! Ini Mobil Impian di IIMS 2025, Kece dan Stylish!
Revolusi AI di Mobil:...
Revolusi AI di Mobil: Voyah Zhiyin Pamer Teknologi DeepSeek yang Bikin Geleng Kepala
Rencana Penyatuan Honda...
Rencana Penyatuan Honda dengan Nissan Terancam Gagal
10 Mobil Termurah di...
10 Mobil Termurah di Dunia, cuma Seharga Motor!
Gaji Rp5 Juta, Mau Kredit...
Gaji Rp5 Juta, Mau Kredit Mobil? Jangan Sampai Kere di Tengah Jalan!
Cara Memperbaiki Bumper...
Cara Memperbaiki Bumper Mobil Penyok, Salah Satunya Bisa Gunakan Air Panas
Selamat Tinggal! Ini...
Selamat Tinggal! Ini Daftar Mobil yang Disuntik Mati Sepanjang 2024
Mobil Warna Putih: Primadona...
Mobil Warna Putih: Primadona di Indonesia, Harga Jadi Lebih Mahal?
Rekomendasi
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
PLN IP Berhasil Penuhi...
PLN IP Berhasil Penuhi Kebutuhan Listrik Malam Takbir dan Idulfitri
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Futsal Indonesia Meroket: Posisi 21 Dunia, Top 4 Asia!
Jelang Puncak Arus Balik...
Jelang Puncak Arus Balik Lebaran, Lalu Lintas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Meningkat
4 Alasan Uni Eropa Masih...
4 Alasan Uni Eropa Masih Butuh NATO, Salah Satunya Rusia Jadi Ancaman
Polisi Terapkan One...
Polisi Terapkan One Way Tol Kalikangkung - Brebes
Berita Terkini
Industri Otomotif Bakal...
Industri Otomotif Bakal Sekarat, Ini Risiko yang Mengintai AS Terkait Tarif Impor
6 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
8 jam yang lalu
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
10 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
11 jam yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
12 jam yang lalu
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
12 jam yang lalu
Infografis
4 Jenis Mobil yang Dikenai...
4 Jenis Mobil yang Dikenai Pungutan PPN 12% di 2025
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved