Tentara Amerika Siapkan Mobil Terbang Untuk Misi Khusus di Wilayah Konflik
Senin, 20 Juni 2022 - 19:00 WIB
loading...
Angkatan Udara Amerika Serikat pernah menguji coba mobil terbang buatan Lift. Foto/IST
A
A
A
JAKARTA - Tentara Amerika akan menggunakan mobil terbang untuk menjalankan misi khusus di wilayah konflik. Tepatnya mobil-mobil terbang itu akan digunakan oleh tentara Angkatan Udara Amerika Serikat dengan target khusus masuk ke wilayah musuh tanpa terdeteksi.
Proposal itu sendiri disebutkan Auto Hindustan Times tertuang dalam proyek bernama Agility Prime. Dalam proyek itu Angkatan Udara Amerika Serikat akan menguji berbagai purwa rupa mobil terbang yang bisa melakukan lepas landas dan mendarat secara vertikal atau Vetical Take-off and Landing (eVTOL).
Proyek itu sendiri sudah mendekati finalisasi karena menurut Defense News saat ini akan ada 66 mobil terbang yang akan dibeli. Sayangnya tidak disebutkan mobil terbang mana yang berhasil mencuri perhatian Angkatan Udara Amerika Serikat itu.
Baca juga : Perbandingan Harga Rolls-Royce Nagita Slavina dengan di Thailand, dan Amerika Serikat
![Tentara Amerika Siapkan Mobil Terbang Untuk Misi Khusus di Wilayah Konflik]()
Nantinya tugas mobil terbang tersebut adalah masuk ke wilayah konflik dan membantu mobilisasi para tentara Amerika Serikat. Termasuk membantu para tentara keluar dari wilayah konflik dengan aman.
Mobil-mobil terbang itu nantinya juga akan dijalankan untuk menggantikan kerja helikopter. Pasalnya mobil terbang memiliki ukuran yang lebih kompak dibandingkan helikopter jika ingin melakukan operasi khusus. Helikopter jauh lebih mudah teridentifikasi ketimbang mobil terbang.
Proposal itu sendiri disebutkan Auto Hindustan Times tertuang dalam proyek bernama Agility Prime. Dalam proyek itu Angkatan Udara Amerika Serikat akan menguji berbagai purwa rupa mobil terbang yang bisa melakukan lepas landas dan mendarat secara vertikal atau Vetical Take-off and Landing (eVTOL).
Proyek itu sendiri sudah mendekati finalisasi karena menurut Defense News saat ini akan ada 66 mobil terbang yang akan dibeli. Sayangnya tidak disebutkan mobil terbang mana yang berhasil mencuri perhatian Angkatan Udara Amerika Serikat itu.
Baca juga : Perbandingan Harga Rolls-Royce Nagita Slavina dengan di Thailand, dan Amerika Serikat

Nantinya tugas mobil terbang tersebut adalah masuk ke wilayah konflik dan membantu mobilisasi para tentara Amerika Serikat. Termasuk membantu para tentara keluar dari wilayah konflik dengan aman.
Mobil-mobil terbang itu nantinya juga akan dijalankan untuk menggantikan kerja helikopter. Pasalnya mobil terbang memiliki ukuran yang lebih kompak dibandingkan helikopter jika ingin melakukan operasi khusus. Helikopter jauh lebih mudah teridentifikasi ketimbang mobil terbang.
Lihat Juga :