Minta Maaf Lagi, Toyota Pangkas Produksi Mobil Kini 50.000 Unit di Juli

Kamis, 23 Juni 2022 - 15:00 WIB
loading...
A A A
Perusahaan mobil paling nomor satu di Jepang itu mengatakan saatini sangat sulit untuk memprediksi kondisi produksi mobil di bulan selanjutnya. Pasalnya krisis semikonduktor dan penyebaran Covid-19 yang masih terus terjadi membuat rencana produksi akan berkurang terus.

"Namun kami terus melihat kondisi suplai sparepart agar bisa meminimalkan penuruan produksi yang sangat drastis. Kami juga berusaha melanjutkan segala usaha agar tetap mengirimkan kendaraan kami ke konsumen secepatnya," tulis mereka lagi.

Baca juga : Perbandingan Masa Inden Rolls-Royce Nagita Slavina dengan Mobil yang Hits di Indonesia

Meski ada pengurangan produksi, Toyota tetap optimis selama tahun finansial 2023 target produksi mobil tetap akan mencapai 9,7 juta unit. Walau pun saat ini beberapa lini produksi yang ada di 10 pabrik Toyota banyak yang sudah tidak beroperasi karena krisis semikonduktor dan kekurangan sumber daya manusia.

Akibat pengurangan produksi itu beberapa mobil Toyota yang juga dipasarkan di luar Jepang juga akan terimbas. Beberapa di antaranya adalah Toyota GR Yaris, Toyota Voxy, hingga Toyota Land Cruiser 300. Ketiga model tersebut juga dipasarkan di Indonesia. Otomatis pengiriman ketiga mobil itu ke Indonesia diprediksi juga ikut terimbas.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skoda Catat 925.000...
Skoda Catat 925.000 Unit Mobil Telah Diproduksi pada 2024
Stellantis Hentikan...
Stellantis Hentikan Produksi Mobil di Tiga Pabrik akibat Kekurangan Komponen
Sony Siap Bangun Pabrik...
Sony Siap Bangun Pabrik Chip Semikonduktor di Thailand
Deretan Mobil di Indonesia...
Deretan Mobil di Indonesia yang Disuntik Mati Sepanjang 2023
Daihatsu Indonesia Bekukan...
Daihatsu Indonesia Bekukan Ekspor, Klaim Pemilik Mobil Tetap Aman
Mazda Indonesia Bawa...
Mazda Indonesia Bawa 6 Mobil Baru Tahun Depan, Ada Varian Listrik Murni
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Berita Terkini
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Gemuruh Adrenalin Istora...
Gemuruh Adrenalin Istora dan Ketenangan Kabin G3+: Strategi Polytron Manjakan Atlet Bulu Tangkis Elite Dunia
Infografis
Ini Tersangka Serangan...
Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved