Jumlah Inden Hummer Elektrik Tembus 77.000, GM Cuma Mampu Bikin 12 Unit Sehari

Minggu, 03 Juli 2022 - 16:47 WIB
loading...
Jumlah Inden Hummer...
Presiden AS Joe Biden saat melakukan test drive Hummer electric di pabrik GM di Detroit, pada November 2021. Foto: Getty Images
A A A
DETROIT - Antusiasme masyarakat Amerika terhadap mobil listrik memang luar biasa. Buktinya, daftar inden Hummer electric sudah tembus 77.000 orang. Padahal, General Motors (GM) hanya mampu memproduksi 12 unit Hummer electric sehari.

Artinya, hanya ada 360 unit unit sebulan dan 4.320 unit setahun. Artinya, orang terakhir di daftar tunggu butuh waktu 17 tahun untuk mendapatkan mobil pesanannya.
Menurut The Wall Street Journal, ada banyak alasan mengapa produksi mobil listrik di pabrik GM di Detroit sangat lambat. Alasannya beragam, mulai dari teknologi EV yang masih relatif baru, hingga kendala bahan baku.

Padahal, produksi Hummer EV sebenarnya sudah dimulai 6 bulan lalu. GM mengungkap Hummer EV GMC ke publik di Oktober 2020. Truk pikap listrik pertama GM itu ditujukan untuk bersaing dengan Ford, Tesla dan Rivian di pasar truk elektrik yang tumbuh cepat di Amerika.

Hummer sendiri merupakan kendaran tempur. Digunakan sebagai alat transportasi di perang Teluk pada awal 1990an. Tapi, selanjutnya menjadi mobil mewah yang digemari selebritis. Salah satunya Arnold Schwarzenegger.

Hummer dikenal dengan ukurannya yang masif, beratnya mencapai 4,5 tron dan konsumsi rata-rata bahan bakarnya adalah 1:4 km/liter. Produksi Hummer dihentikan pada 2009 setelah GM bangkrut. Selanjutnya, GM menghabiskan USD2,2 miliar untuk merenovasi pabrik mereka di Detroit, yang memiliki sekitar 700 pekerja, untuk memproduksi kendaraan listrik.

Jumlah Inden Hummer Elektrik Tembus 77.000, GM Cuma Mampu Bikin 12 Unit Sehari

GM menghabiskan USD2,2 miliar untuk merenovasi pabrik di Detroit untuk membuat kendaraan listrik. Foto: Mandel Ngan/Getty Images

Juru bicara GM mengatakan, produksi kendaraan EV lebih lambat karena menggunakan platform yang sama sekali baru. Jadi, masih perlu banyak penyesuaian. GM juga sudah melakukan banyak hal untuk terus meningkatkan jumlah produksi. Salah satunya, dengan menggunakan baterai sendiri yang diproduksi di Ohio.

”Kami targetkan ada peningkatan ratusan hingga ribuan pengiriman unit hingga akhir tahun ini,”. Hummer elektrik dipasarkan mulai USD85.000 (Rp1,2 miliar) hingga USD110.000 (Rp1,6 miliar) tergantung dari modelnya.

Lembaga riset JD Power menyebut bahwa semakin besar warga Amerika yang tertarik untuk membeli mobil listrik. Rata-rata jumlah uang yang digunakan untuk membeli mobil listrik mencapai USD54.000 (Rp800 juta) atau naik 22 persen dibanding Mei 2021.

Melonjaknya biaya bahan baku yang dibutuhkan untuk mobil listrik seperti nikel, lithium dan kobalt, membuat pabrikan mobil dihadapkan pada biaya produksi yang lebih tinggi. Perang di Ukraina juga menjadi faktor karena Rusia adalah pengekspor utama beberapa logam untuk kendaran listrik.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
Tantangan Produsen Mobil...
Tantangan Produsen Mobil Listrik China di Asia Tenggara: Realitas vs. Ambisi
Pabrik Hyundai di Georgia...
Pabrik Hyundai di Georgia Siap Produksi Ioniq 9 Tepat Waktu
China Siap Aliri Energi...
China Siap Aliri Energi dari Luar Angkasa ke Mobil Listrik
Jeremy Clarkson Yakin...
Jeremy Clarkson Yakin Bisa Kalahkan Elon Musk Soal Ulasan Buruk Tesla
Mobil Jepang Dominan:...
Mobil Jepang Dominan: Ini Dia Daftar Mobil Paling Andal 2025 Versi J.D. Power!
Honda Luncurkan Modul...
Honda Luncurkan Modul Sel Bahan Bakar Generasi Terbaru
Pabrikan China Siap...
Pabrikan China Siap Bantu Indonesia Bikin Mobil Nasional
Rekomendasi
4 Bulan setelah Deklarasikan...
4 Bulan setelah Deklarasikan Darurat Militer, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol yang Dimakzulkan Akhirnya Dicopot
Dituduh Pindah Warganegara...
Dituduh Pindah Warganegara Singapura, Pendiri ByteDance Zhang Yiming Angkat Bicara
Kisah Mike Tyson dari...
Kisah Mike Tyson dari Bangkrut hingga Bangun Kerajaan Bisnis Ganja
Siapa Sultan Qaboos?...
Siapa Sultan Qaboos? Penguasa Oman yang Berkuasa 50 Tahun setelah Menggulingkan Ayahnya dalam Kudeta Istana
Dita Karang, Jinny,...
Dita Karang, Jinny, dan Minji Keluar dari Secret Number, Kontrak Berakhir
Mentalitas Pemain Timnas...
Mentalitas Pemain Timnas Indonesia U-17 Disorot Jelang Laga Perdana Lawan Korea Selatan
Berita Terkini
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
11 menit yang lalu
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
27 menit yang lalu
Jadi Sasaran Serangan,...
Jadi Sasaran Serangan, Pabrik Tesla Sediakan Tempat Bersembunyi Karyawan
2 jam yang lalu
Kanada Balas Trump dengan...
Kanada Balas Trump dengan Tarif Baru untuk Mobil Buatan AS
4 jam yang lalu
Kanada Protes Soal Tarif...
Kanada Protes Soal Tarif Impor Otomotif AS, Ini Alasannya
5 jam yang lalu
Pabrikan Senjata Api...
Pabrikan Senjata Api AK 47 Kembali Produksi Motor Berwarna Pink?
7 jam yang lalu
Infografis
Jumlah Kunjungan Wisman...
Jumlah Kunjungan Wisman pada 2023 Diperkirakan Tembus 11 Juta
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved