Tak Lama Lagi, Perjalanan ke Luar Angkasa Berlaku untuk Umum
Sabtu, 27 Juni 2020 - 11:49 WIB
loading...
A
A
A
Space Perspective berencana untuk meluncurkan uji terbang tak berawak pada 2021 dan tes awak pada 2023. Pada 2024, Space Perspective berharap sudah dapat beroperasi sepenuhnya dan menjalankan sekitar 500 misi per tahun pada akhir dekade ini.
“Beberapa upaya lebih bermakna daripada memungkinkan orang untuk mengalami perspektif yang menginspirasi planet rumah kita di ruang angkasa untuk perbaikan semua, dan itulah yang kami capai dengan Space Perspective,” kata Taber. (Baca juga: Lacak Kehidpuan Lain, Ilmuwan Kaget Temukan Planet Kembaran bumi dan Matahari)
Sains dan pendidikan adalah inti dari misi Space Perspective. Perusahaan bekerja dengan para peneliti, pendidik, dan siswa dari lembaga dan organisasi akademik.
Spaceship Neptune akan menarik bidang penelitian ilmu pengetahuan atmosfer yang dapat menjelaskan sistem iklim dan udara bumi, astro, dan surya fisika untuk memahami tentang alam semesta, astro biologi untuk mengeksplorasi batas kehidupan bumi dan seterusnya. Termasuk Space for Humanity, sebuah organisasi nirlaba, telah memilih Space Perspective sebagai mitra pilihan untuk Program Astronot Sipil dan penelitian ilmiah.
“Space for Humanity sedang memperluas akses ke sebuah ruang untuk semua umat manusia dan kemitraan ini merupakan lompatan besar dalam mewujudkannya,” kata Dylan Taylor, Pendiri Space for Humanity dan CEO Voyager Space Holdings.
Dia sangat gembira setelah mendengar kabar adanya peluang untuk menjalin kemitraan dengan Space Perspective. Itu justru memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk melihat planet yang menjadi tempat tinggal mereka dari tepi ruang angkasa. (Lihat videonya: Resepsi Pernikahan ala Drive Thru, Alternatih di Tengah Pandemi)
Secara umum, gambaran tentang penerbangan Spaceship Neptune menjadi tiga kali lebih tinggi dari pada pesawat komersial. Bintang-bintang akan terlihat jauh berbeda dari apa yang Anda lihat selama ini.
Saat Spaceship Neptune terbang di sepanjang tepi ruang angkasa, matahari perlahan-lahan naik di atas lekuk bumi yang melengkung. Matahari akan menghamburkan warna pelangi cahaya dan menerangi garis tipis berwarna biru cerah di atmosfer bumi. Pandangan tentang bumi dalam kehampaan ruang angkasa telah membuat terpaku para astronot sejak awal abad ruangangkasa. (Fandy)
“Beberapa upaya lebih bermakna daripada memungkinkan orang untuk mengalami perspektif yang menginspirasi planet rumah kita di ruang angkasa untuk perbaikan semua, dan itulah yang kami capai dengan Space Perspective,” kata Taber. (Baca juga: Lacak Kehidpuan Lain, Ilmuwan Kaget Temukan Planet Kembaran bumi dan Matahari)
Sains dan pendidikan adalah inti dari misi Space Perspective. Perusahaan bekerja dengan para peneliti, pendidik, dan siswa dari lembaga dan organisasi akademik.
Spaceship Neptune akan menarik bidang penelitian ilmu pengetahuan atmosfer yang dapat menjelaskan sistem iklim dan udara bumi, astro, dan surya fisika untuk memahami tentang alam semesta, astro biologi untuk mengeksplorasi batas kehidupan bumi dan seterusnya. Termasuk Space for Humanity, sebuah organisasi nirlaba, telah memilih Space Perspective sebagai mitra pilihan untuk Program Astronot Sipil dan penelitian ilmiah.
“Space for Humanity sedang memperluas akses ke sebuah ruang untuk semua umat manusia dan kemitraan ini merupakan lompatan besar dalam mewujudkannya,” kata Dylan Taylor, Pendiri Space for Humanity dan CEO Voyager Space Holdings.
Dia sangat gembira setelah mendengar kabar adanya peluang untuk menjalin kemitraan dengan Space Perspective. Itu justru memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk melihat planet yang menjadi tempat tinggal mereka dari tepi ruang angkasa. (Lihat videonya: Resepsi Pernikahan ala Drive Thru, Alternatih di Tengah Pandemi)
Secara umum, gambaran tentang penerbangan Spaceship Neptune menjadi tiga kali lebih tinggi dari pada pesawat komersial. Bintang-bintang akan terlihat jauh berbeda dari apa yang Anda lihat selama ini.
Saat Spaceship Neptune terbang di sepanjang tepi ruang angkasa, matahari perlahan-lahan naik di atas lekuk bumi yang melengkung. Matahari akan menghamburkan warna pelangi cahaya dan menerangi garis tipis berwarna biru cerah di atmosfer bumi. Pandangan tentang bumi dalam kehampaan ruang angkasa telah membuat terpaku para astronot sejak awal abad ruangangkasa. (Fandy)
(ysw)
Lihat Juga :